Pemilik Kawasan Industri Raksasa Ini Turunkan Target Pra Penjualan Jadi Rp2 Triliun

Kamis 18 Februari 2021 14:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 278 2364251 pemilik-kawasan-industri-raksasa-ini-turunkan-target-pra-penjualan-jadi-rp2-triliun-rp2XiyCeNP.jpg Puradelta Lestari Turunkan Target Pra Penjualan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menargetkan pendapatan pra penjualan atau marketing sales senilai Rp 2 triliun pada 2021. Nilai target tersebut lebih rendah 16,31% dibanding capaian pra penjualan 2020 sebesar Rp2,39 triliun.

Direktur DMAS Tondy Suwanto mengatakan, target pra penjualan tersebut akan ditopang oleh penjualan lahan industri. Pasalnya, potensi penjualan lahan industri tetap baik di tahun 2021, seiring dengan permintaan lahan industri yang masih tinggi walaupun masa pandemi belum berakhir.

"Oleh karenanya, target marketing sales sebesar Rp 2 triliun realistis untuk dicapai," ujarnya, dikutip dari Harian Neraca, Kamis (18/2/2021).

Baca Juga: Sempat Disuspensi, Saham GLOB dan KIOS Kembali Diperdagangkan

Selain itu,jelas dia, perseroan juga terus melanjutkan pengembangan kawasan hunian dan komersialnya dengan meluncurkan produkproduk hunian di tahun 2021 dan juga melengkapi fasilitas-fasilitas komersial untuk memberikan kenyamanan bagi penghuninya.

“Ke depannya, akan hadir fasilitas-fasilitas yang memanjakan penghuni di Kota Deltamas, termasuk diantaranya pusat perbelanjaan, rumah sakit, serta fasilitas komersial lainnya yang menunjang gaya hidup modern yang dinamis di kawasan Kota Deltamas,” ujar Tondy.

Baca Juga: Kinerja Anak Usaha MNC Kapital Tumbuh Signifikan

Misalnya, perseroan melanjutkan pembangunan di kawasan Kota Deltamas menjadi pusat aktivitas dan kota terpadu di area timur Jakarta sesuai dengan visi dan misi perseroan. Sepanjang tahun 2020, perseroan mencatatkan pra penjualan atau marketing sales sebesar Rp2,39 triliun atau 19% lebih tinggi dibandingkan dengan target marketing sales tahun 2020.

Namun, capaian tersebut turun 19,52% dibandingkan pra penjualan sepanjang tahun 2019 yang tercatat Rp2,9 triliun.

Menurut Tondy, raihan pra penjualan sebesar Rp2,39 triliun ini terutama berasal dari penjualan lahan industri.

”Permintaan akan lahan industri di kawasan industri kami, GIIC, cukup tinggi sejak awal tahun 2020 dan Perseroan berupaya memaksimalkan peluang tersebut, walaupun di tengah situasi pandemi,”ujarnya.

Dijelaskannya, perseroan berhasil meraih pra penjualan sepanjang tahun 2020 sebesar Rp2,39 triliun yang terutama berasal dari penjualan 119,5 hektar lahan industri. Lebih lanjut, Tondy Suwanto mengemukakan bahwa sektor-sektor industri otomotif dan terkait otomotif, industri pangan, pergudangan (warehouse), dan pusat data (data center), merupakan sektor-sektor industri yang berinvestasi membeli lahan industri di kawasan industri GIIC.

Ke depannya, lanjut Tondy, perseroan memperkirakan permintaan industri-industri dari sektor otomotif dan turunannya serta pusat data (data center) akan masih kuat seiring dengan perkembangan terkini, termasuk pertumbuhan industri digital. Menurut analis Sucor Sekuritas, Joey Faustian seperti dikutip kontan pernah bilang, PT Puradelta Lestari Tbk memiliki prospek yang cerah pada tahun ini. Pasalnya, dari segi fundamental perseroan dinilai kuat. Sementara dari sisi sentimen, diproyeksikan tahun in akan cenderung menguntungkan kinerja DMAS.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini