Sah, OJK Terbitkan Izin Bank Syariah Indonesia

Hafid Fuad, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 278 2351900 sah-ojk-terbitkan-izin-bank-syariah-indonesia-tQ039m7kSf.jpg OJK (Okezone)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meresmikan izin PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS). Di mana, bank tersebut merupakan penggabungan antara 3 bank syariah anak BUMN.

Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK, Anto Prabowo mengatakan, OJK mengeluarkan surat resmi dengan Nomor : SR-3/PB.1/2021 perihal Pemberian Izin Penggabungan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah ke dalam PT Bank BRIsyariah Tbk serta Izin Perubahan Nama dengan Menggunakan Izin Usaha PT Bank BRIsyariah Tbk Menjadi Izin Usaha atas nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai Bank Hasil Penggabungan.

 Baca juga:  Daftar Bank Syariah Terbesar di Dunia, Indonesia Bisa Masuk? 

"Selanjutnya Bank Syariah Indonesia akan melakukan pengurusan perubahan anggaran dasar di Kemenkumham dan perubahan/pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia," ujar Anto, Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan sangat serius untuk mengembangkan ekonomi dan lembaga keuangan syariah di Tanah Air. Karena itu, pemerintah membangun satu bank syariah terbesar di Indonesia yang ditargetkan rampung pada Februari 2021.

 Baca juga: Presiden Jokowi Sambut Bank Syariah Terbesar RI Februari 2021

"Kita memperkuat industri keuangan syariah dengan membangun satu bank syariah terbesar di Indonesia, kita sudah targetkan Insya Allah di bulan Februari ini sudah bisa diselesaikan," katanya.

Jokowi juga menginstruksikan jajarannya untuk mengembangkan bank wakaf mikro di berbagai tempat, serta memperkuat lembaga zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung pemberdayaan ekonomi umat.

Lebih lanjut, Jokowi berujar, ekonomi syariah masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Pengembangan ekonomi syariah juga dijalankan oleh negara lainnya seperti Jepang, Thailand, Inggris hingga Amerika Serikat.

Karena itulah, Jokowi ingin Indonesia menangkap peluang ini dengan mendorong percepatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini