Cek Menu Saham Hari Ini saat Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 27 Januari 2021 07:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 27 278 2351434 cek-menu-saham-hari-ini-saat-jokowi-disuntik-vaksin-covid-19-dosis-kedua-n7b30gjzFc.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi melanjutkan pelemahan. IHSG akan bergerak di level 6.064.55 hingga 6.195.15.

Analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji mengatakan berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance berada pada 6.064.55 hingga 6.195.15.

Baca Juga: Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Ditayangkan Langsung 

Sementara, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal negatif.

"Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG," ujar Nafan Aji di Jakarta, Rabu (27/1/2021)

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut di tengah penyuntikan vaksin covid-19 dosis kedua ke Presiden Jokowi hari ini.

1. BBNI

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 5950 – 6075, dengan target harga di level 6150, 6600, 6825 dan 7950. Support: 5950 & 5750.

2. BBRI

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 4620 - 4650, dengan target harga secara bertahap di level 4760, 4840 dan 4950. Support: 4570 & 4450.

3.BBTN

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 1670 – 1710, dengan target harga secara bertahap di level 1740, 1805, 1865, 2110 dan 2180. Support: 1620.

4. BJBR

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1590 – 1640, dengan target harga secara bertahap di level 1670, 1715, 1775, 1910 dan 2050. Support: 1570 & 1505.

5. BNGA

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 990 – 925, dengan target harga secara bertahap di level 995, 1030, 1060 and 1185. Support: 880.

 

6. BWPT

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 112 – 116, dengan target harga secara bertahap di level 119, 128, 149 dan 170. Support: 112, 107 & 102.

7. CPIN

Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 6075 – 6225, dengan target harga secara bertahap di level 6550, 7025 dan 7475. Support: 6075 & 5975.

8. INDF

Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 6425 – 6575, dengan target harga secara bertahap di level 6750, 7500 and 8275. Support: 6425 & 6175.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini