IHSG Menguat Usai Vaksinasi Covid-19 tapi Lesu Lagi, Cek 6 Faktanya

Alya Ramadhanti, Jurnalis · Sabtu 16 Januari 2021 07:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 278 2345092 ihsg-menguat-usai-vaksinasi-covid-19-tapi-lesu-lagi-cek-6-faktanya-Ae4GBaDvPg.jpg IHSG Melemah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Pasar Modal Indonesia mengalami pergerakan positif pada perdagangan minggu ini. IHSG pun menyentuh level 6.400.

Seperti pada pembukaan perdagangan, Jumat 15 Januari 2021, Indeks Harga Saham Gabungan dibuka naik 32,7 poin atau 0,5% ke 6.461.

Berikut fakta pergerakan IHSG yang dirangkum Okezone, Sabtu (16/1/2021).

1. 15 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di RI, IHSG Meroket ke 6.404

Seperti diketahui, vaksin Covid-19 gelombang III telah tiba di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/1/2020) pukul 12.19 WIB, menggunakan pesawat milik Garuda Indonesia. Vaksin yang baru saja tiba itu berasal dari perusahaan farmasi Sinovac Biotech, China. Kali ini, yang tiba adalah bahan baku vaksin Covid-19

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung menguat pada pembukaan perdagangan sesi II. Penguatan ini setelah datangnya 15 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac dari China. Setelah ditutup menguat pada sesi I, pada perdagangan sesi II, IHSG langsung menguat 0,34% ke level 6.404.

2. Vaksin Covid Jadi Katalis Positif

Kendati demikian, IHSG dinilai masih rawan aksi profit taking atau koreksi dalam 1-2 hari ke depan.

"Namun kita berharap sentimen positif terkait penggunaan emergency use BPOM untuk vaksin Sinovac untuk meraih kepercayaan para investor," ujar Robertus.

Dia juga mengatakan bahwa perlu apresiasi atas kerja cepat Kementerian Kesehatan (Kemenkes), BPOM, dan MUI dalam pengadaan vaksin di Indonesia. Emergency use dari BPOM dan sertifikasi halal dari MUI untuk vaksin Covid-19 dapat menjadi katalis positif untuk IHSG.

3. Selain Vaksin, Ini yang Bikin IHSG Menguat

Analisis PT Henan Putihrai Liza C Suryanata mengatakan, bahwa tren bullish dari IHSG masih belum bisa dibendung.

"Ternyata bullishnya IHSG ini masih belum terbendung ya, sebenarnya kita perlu konsolidasi yang lebih dalam lagi dari sekarang," katanya dalam 2nd Session Closing IDX Channel, Selasa (12/1/2021).

Dia menjelaskan, bullishnya IHSG di tunjang dengan tingginya pembelian asing. Ia mengatakan, perbankan dan kontruksi menjadi sektor yang paling banyak diminati asing.

"Asing masih net buy sebesar Rp770 miliar. Dengan adanya tren bulis ini IHSG akan mencoba level 6.500," terangnya

4. Jokowi Disuntik Vaksin Penguat IHSG

Di momen bersejarah yaitu hari pertama vaksinasi Covid-19, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi orang pertama yang disuntikkan vaksin Sinovac. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat seharian. IHSG ditutup naik 39,54 poin atau 0,6% ke 6.435,21 atau 6.435.

Pada penutupan perdagangan, Rabu (13/1/2021), terdapat 239 saham menguat, 290 saham melemah dan 155 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp10,97 triliun dari 14,84 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 6,5 poin atau 0,0,65% ke 1.002,89, indeks JII naik 2,9 poin atau 0,44% ke 668,28, indeks IDX30 naik 3,5 poin atau 0,65% ke 539,34 dan indeks MNC36 naik 1,2 poin atau 0,35% ke 341,62

5. Menko Airlangga Sebut Vaksinasi Covid-19 Bikin IHSG Juara di Asean

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai, Undang-Undang (UU) Cipta Kerja dan proses vaksinasi yang dilakukan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (13/1/2021) berdampak positif terhadap indeks saham. Tercatat, kemarin, IHSG menguat 0,62% ke 6.435 yang tertinggi di Asean

"Sebagai informasi bapak Presiden, Undang-Undang Cipta Kerja, terutama dengan dimulainya vaksinasi oleh bapak Presiden kemarin, kemarin indeks (saham) mencapai 6.435, dan ini tertinggi di Asean," ujarnya dalam Koordinasi Tahunan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) secara virtual, Kamis (14/1/2021).

6. IHSG Melemah pada Akhir Perdagangan Pekan Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah. IHSG ditutup turun 54,9 poin atau 0,9% ke 6.373,41 atau 6.373.

Pada akhir perdagangan, Jumat (15/1/2021), terdapat 152 saham menguat, 377 saham melemah dan 156 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp10,48 triliun dari 10,47 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 15,4 poin atau 1,58% ke 986,53, indeks JII turun 4,3 poin atau 0,64% ke 667,31, indeks IDX30 turun 10 poin atau 1,86% ke 529,47 dan indeks MNC36 turun 5,4 poin atau 1,58% ke 335,09 .

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini