Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac, Angin Segar bagi IHSG

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 13 Januari 2021 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 13 278 2343544 jokowi-disuntik-vaksin-covid-19-sinovac-angin-segar-bagi-ihsg-tb87oLg23f.jpg Presiden Jokowi (Setpres)

JAKARTA - Hari ini, akan ada momen bersejarah yaitu hari pertama vaksinasi Covid-19, dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi orang pertama yang disuntikkan vaksin Sinovac.

Dari segi market, analis PT MNC Sekuritas Catherine Vincentia mengatakan bahwa market masih benar-benar didorong optimisme vaksin, dengan penutupan IHSG kemarin menguat terbatas.

 Baca juga: Sinovac Berlabel Halal, Bos Biofarma: Belajar dari Vaksin Rubella

"Itu sebenarnya ada rilis data yang memburuk, yaitu turun 16,3% year-on-year (yoy), terendah kedua sejak Juni. Namun kita lihat, investor sebenarnya juga tidak terlalu menanggapi, masih berpikir bahwa adanya vaksinasi ini merupakan sentimen positif, membawa harapan bahwa prospek akan membaik di masa mendatang," ungkap Catherine dalam IDX Channel Live Market Opening di Jakarta, Rabu(13/1/2021).

Bahkan, sejak awal Januari hingga sekarang, IHSG belum mengalami penurunan, masih menghijau. Begitu pula dengan net foreign buy, ada sekitar Rp7 triliun yang masuk ke Indonesia.

 Baca juga: Vaksin Covid-19 Sinovac Dapat Sertifikat Halal, Biofarma: Bisa Jalankan Vaksinasi

"Untuk IHSG hari ini diperkirakan melanjutkan penguatannya mengarah 6400-6550. Namun, masih juga kami perkirakan akan terkoreksi sehat di bulan Januari," ungkap Catherine.

Diperkirakan akan ada koreksi sehat atau technical correction minor di level 6200-6300.

"Memang kami lihat, dari segi global masih dari tensi politik yaitu pemakzulan Joe Biden. Tapi investor juga melihat rolling out vaksin secara global, apalagi di Inggris sudah melakukab vaksinasi terhadap 2 juta penduduk," tambahnya.

Dari global sendiri pun ada positifnya, kemenangan partai Demokrat itu adalah solid blue suit, dimana partai Demokrat akan memimpin pemerintahan AS.

"Positifnya akan meningkatkan stimulus yang berdampak ke emerging market," tandas Catherine.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini