Bank Net Indonesia Syariah Bakal Melantai di Bursa

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Selasa 12 Januari 2021 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 278 2343011 bank-net-indonesia-syariah-bakal-melantai-di-bursa-iTglgKVXqc.jpg saham (Shutterstock)

JAKARTA - PT Bank Net Indonesia Syariah tengah bersiap untuk melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia.

Pencatatan saham perdana dijadwalkan pada tanggal 2 Februari 2021. Direktur PT Bank Net Indonesia Syariah Basuki Hidayat mengatakan, proses bookbuilding dilakukan mulai dari tanggal 11 Januari 2021 sampai 18 Januari 2021.

 Baca juga: Airbnb Lanjutkan IPO meski Babak Belur Dihantam Corona

Adapun seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

“Keseluruhan dana hasil IPO akan digunakan oleh perseroan untuk modal kerja seperti biaya pemeliharaan IT dan penunjangnya dan modal kerja lainnya, hal ini sejalan dengan rencana strategis bank yang akan bertransformasi menjadi bank digital,” ujarnya di Jakarta, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Melantai di BEI, Sunindo Adipersada Bidik Pasar Global Mainan Anak

Bank Net Indonesia Syariah berencana melepaskan saham sebanyak-banyaknya 5 miliar lembar saham biasa dengan nilai nominal Rp100.

Adapun setiap saham yang mewakili 37,90% dari modal disetor setelah Penawaran Umum Perdana Saham.

Dalam proses bookbuilding perseroan menetapkan range harga Penawaran Umum pada kisaran Rp103 - hingga Rp105 sehingga dana yang diperoleh berkisar Rp515 miliar - Rp525 miliar.

Selain mencatatkan sahamnya, perseroan juga akan menerbitkan waran seri I sebanyak banyaknya 2.8 miliar lembar atau sebesar 34,175% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan pada saat pendaftaran.

Menurut dia waran Seri I ini diberikan secara cuma-cuma kepada para pemegang saham baru perseroan dengan perbandingan 25 Saham Baru mendapatkan 14 Waran Seri I.

Direktur Investment Banking PT. NH Korindo Sekuritas Indonesia Amir Suhendro Samirin selaku penjamin emisi efek mengatakan, Bank Net Indonesia Syariah telah mendapatkan izin pra efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 8 Januari 2021 dan melaksanakan bookbuilding pada tanggal 11 Januari 2021 hingga tanggal 18 Januari 2021.

“Kami berkeyakinan bahwa proses bookbuilding ini akan mendapat respon yang bagus dari

pasar serta dapat terserap dengan baik walaupun ditengah masa pandemi covid-19 ini,”

katanya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini