Heboh Artis Rekomendasi Saham, Investor Harus Apa?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Minggu 10 Januari 2021 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 10 278 2341923 heboh-artis-rekomendasi-saham-investor-harus-apa-dnInXEktLo.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kini dunia pasar modal Indonesia dihebohkan dengan fenomena artis merekomendasikan saham. Untuk itu, investor diminta hati-hati dan tidak terpengaruh public figur yang merekomendasikan saham.

Sebagai informasi belakangan ini, ramai tokoh publik yang ‘mengumbar’ dan memberikan ajakan membeli saham tertentu lewat media sosial. Ajakan membeli saham tertentu ini dilakukan mulai dari artis, musisi, tokoh agama, hingga anak presiden.

Terbaru, musisi Ari Lasso dan aktor Raffi Ahmad yang terjun ke dunia pasar modal menjagokan saham yang sama, yakni PT M Cash Integrasi Tbk.

Baca Juga: Yusuf Mansur hingga Putra Presiden Jokowi Rekomendasi Saham, Ini Kata BEI 

Perencana Keuangan Andi Nughroho mengatakan secara regulasi peraturan di pasar modal indonesia, yang berhak memberikan rekomendasi atas suatu saham memang hanya diberikan kepada mereka yang sudah memiliki lisensi untuk aktivitas tersebut . Ketika para seleb dan influencer menyebutkan saham yang mereka miliki, sepanjang tidak menyebutkan kata 'beli' atau 'jual' sebenarnya berarti belum melanggar regulasi.

"Namun karena mereka adalah para influencer yang rata-rata memiliki pengikut sangat banyak, maka terkadang apa yang mereka sampaikan atau lakukan menjadi sesuatu hal yang ditiru atau diikuti oleh para pengikutnya hanya karena berdasarkan ikatan emosi namun mungkin tanpa berpikir lebih jauh," ujar Andi saat dihubungi di Jakarta, Minggu (10/1/2021).

Lanjutnya, ketika para influencer ini menyebutkan bahwa mereka memiliki sesuatu saham di bursa dan menurut mereka saham tersebut bagus dan terbukti memberikan keuntungan bagi mereka krn harganya yang naik terus, maka pengikutnya dapat meniru tindakan influencer karena mereka akan berpikir. Tapi bisa saja rekomendasikan itu bisa membuat investor rugi.

"Idola saya saja percaya dan beli saham tersebut, kenapa saya tidak percaya. Efeknya adalah ketika para followers ini melakukan hal yang sama maka tanpa melakukan analisa baik fundamental maupun teknikal maka ada kemungkinan mereka justru dapat merugi. Karena bisa saja si seleb yang beli saham tersebut pas harga lagi murah dan dapat untung setelah harganya reli naik terus berhari, namun ketika para followers beli sebenarnya sentimen beli sudah mulai berkurang dan yang ada malah justru tren harga turun, namun mereka enggak sadar. Karena memang hanya ikut-ikutan si influencer," bebernya.

Maka, bagi para influencer tidak masalah bila mereka hendak menceritakan saham yang mereka miliki sepanjang tidak melanggar regulasi, namun juga selalu mengingatkan followersnya bahwa apa yang mereka sampaikan bukanlah sebuah rekomendasi beli atau jual.

" Bila mereka hendak membeli atau menjual saham selalu melakukan analisa terlebih dahulu," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini