NYSE Batalkan Rencana Delisting 3 Perusahaan Telko China

Rabu 06 Januari 2021 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 278 2339587 nyse-batalkan-rencana-delisting-3-perusahaan-telko-china-kEMgMPE5Js.jpg saham (Shutterstock)

JAKARTA - Bursa Saham New York (NYSE) menyatakan tidak akan lagi melanjutkan rencana untuk mengeluarkan tiga perusahaan telekomunikasi China dari papan bursa. Hal ini sesuai dengan perintah eksekutif yang dikeluarkan Presiden AS Donald Trump.

Melansir VoA Indonesia, Jakarta, Rabu (6/1/2021), bursa pada hari Senin (4/1) menyebutkan di websitenya mengenai pembatalan keputusan sebelumnya setelah “konsultasi lebih lanjut” dengan regulator.

 Baca juga: Awali 2021, Wall Street Lesu Dibayangi Lonjakan Kasus Covid-19

NYSE pada Kamis (31/12) menyatakan sedang dalam proses mengeluarkan perusahaan milik negara China Telecom Corp Limited, China Mobile Limited dan China Unicom Hong Kong Limited berdasarkan perintah Trump yang dikeluarkan pada November lalu. Perintah itu melarang perusahaan-perusahaan dan individu-individu Amerika untuk berinvestasi di sedikitnya 31 perusahaan yang diyakini terkait dengan militer China.

Kementerian perdagangan China pada hari Sabtu (2/1) memperingatkan bahwa Beijing akan mengambil “langkah-langkah balasan yang perlu” untuk melindungi perusahaan-perusahaannya.

 Baca juga: Daftar 7 Perusahaan Teknologi AS yang Moncer Sepanjang 2020

Harga saham di ketiga perusahaan itu naik di atas 5 persen di indeks acuan Hong Kong, Hang Seng, pada hari Senin (4/1).

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini