Kilas Balik, Vaksin Ditemukan Bikin IHSG Masuk Zona Nyaman di Level 6.000

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 31 Desember 2020 07:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 278 2336600 kilas-balik-vaksin-ditemukan-bikin-ihsg-masuk-zona-nyaman-di-level-6-000-D3Dgv6GMya.jpeg IHSG Menguat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perlahan mulai menunjukkan perbaikan pada kuartal IV-2020. Salah satu sentimen positif IHSG adalah ditemukannya vaksin Covid-19.

Pada penutupan perdagangan Jumat 25 September 2020 IHSG ditutup menguat cukup tinggi. IHSG berakhir naik 103,04 poin atau 2,13% ke 4.945,79 atau 4.946.

Baca Juga: Analisa IHSG 2020 & Prediksi 2021 dari MNC Sekuritas, Simak di Aplikasi MNC Trade New!

Kemudian, terdapat 302 saham menguat, 136 saham melemah dan 134 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp7,33 triliun dari 11,83 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 20,32 poin atau 2,7% ke 760,32, indeks JII naik 9,5 poin atau 1,8% ke 523,85, indeks IDX30 naik 11,17 poin atau 2,8% ke 415,49 dan indeks MNC36 naik 7,18 poin atau 2,7% ke 271,59.

Baca Juga: IHSG Tutup Tahun Melemah di Bawah 6.000, Analis: Susah Ditebak

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik Rp1.525 atau 10,2% ke Rp16.475, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp825 atau 3% ke Rp28.050, dan saham PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) naik Rp750 atau 4,05% ke Rp19.250.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO) turun Rp800 atau 6,8% ke Rp10.975, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) turun Rp500 atau 6,8% ke Rp6.825, dan saham PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) turun Rp200 atau 2% ke Rp10.000.

Technical Analyst Profindo Sekuritas, Dimas WP Pratama mengatakan, menguatnya IHSG secara signifikan dimana ditutup naik 103,03 poin atau 2,13% ke 4.945 dipengaruhi sejumlah faktor. Beberapa di antaranya mengenai stimulus di Amerika Serikat dan vaksin Covid-19.

"Memang kalau kita lihat sentimen utamanya balik lagi ke vaksin corona ya yang sudah lulus uji coba WHO itu juga mempengaruhi pergerakan market, dan juga terkait dana stimulus di Amerika Serikat kemungkinan juga bisa mempengaruhi pergerakan pertumbuhan ekonomi kembali," ujar Dimas dalam acara 2nd Session Closing IDX Channel, Jumat (25/9/2020).

Dimas menambahkan, IHSG tidak membuang kesempatan untuk rebound pada hari ini, karena beberapa waktu belakangan investor khawatir akan terjadi penurunan sampai dengan 4.700.

"Jadi, memang hari ini bisa dimanfaatkan untuk rebound, untuk range selanjutnya kita memang agak sulit antara 4.900-4.980 untuk level pertama yang perlu diwaspadai, setelah kita berhasil break di atas 5.000 mungkin kita akan ngetes lagi di 5.187 bisa diperhatikan," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini