Titik Terendah IHSG Sepanjang 2020 Pada 23 Maret, Jatuh 4,9%

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 30 Desember 2020 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 30 278 2336421 penutupan-ihsg-23-maret-anjlok-4-9-ke-level-terendah-3-989-D46UVWR6wl.jpg IHSG (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Hantaman kabar virus corona yang menyerang Indonesia pada awal Maret 2020 terus menerpa kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Minggu terakhir di bulan ini saja tercatat IHSG berada di posisi terendah.

Pada Senin 23 Maret 2020, tercatat IHSG ditutup turun 205,43 poin atau 4,9% ke 3.989,52 atau 3.990. Menutup perdagangan, Jakarta, Senin 23 Maret 2020, terdapat 68 saham menguat, 332 saham melemah, dan 112 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp5,3 triliun dari 6,52 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun 41,35 poin atau 6,6% menjadi 583,41, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 28,6 poin atau 6,6% ke 402,57, indeks IDX30 turun 22,82 poin atau 6,6% ke 321,35 dan indeks MNC36 turun 14,75 poin atau 6,6% ke level 209,64.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU) naik Rp37 atau 33,33% ke Rp148, saham PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) naik Rp35 atau 25,36% ke Rp173, dan saham PT Indofarma Tbk (INAF) naik Rp140 atau 24,78% ke Rp173.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp775 atau 6,97% ke Rp10.350, saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun Rp625 atau 6,96% ke Rp8.350, dan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp400 atau 6,96% ke Rp5.350.

Baca Juga: Menko Airlangga Pamer IPO di Indonesia Tertinggi Se-Asean

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini