IHSG dan Rupiah Menguat, Jokowi: Harus Kita Jaga

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 278 2320811 ihsg-dan-rupiah-menguat-jokowi-harus-kita-jaga-lULAJvkaZl.png Jokowi (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) senang melihat perbaikan industri jasa keuangan Indonesia, baik pasar modal dan pergerakan nilai tukar Rupiah.

Hal ini terlihat dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan dengan level masing-masing IHSG di 5.522 dan kurs Rupiah ke dolar AS Rp14.050 pada 17 November 2020. Bahkan, IHSG menuju level 6.000,

"Perbaikan kinerja IHSG terdorong oleh peningkatan indeks saham sektoral. Sektor industri dasar mengalami pemulihan indeks saham terbesar sejak penurunan tajam di 24 Maret 2020 lalu," ujar Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2020 secara virtual, Kamis (3/12/2020).

Baca Juga: Jokowi Bawa Kabar Baik, Ekonomi RI ke Arah Positif

Jokowi menegaskan bahwa momentum pertumbuhan yang positif ini harus terus dijaga agar tetap berhati-hati, tidak boleh lengah, dan harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Momentum pertumbuhan yang positif ini tentu harus kita jaga, waspada agar jangan sampai terjadi gelombang yang kedua yang akan sangat merugikan upaya dan pengorbanan yang telah kita lakukan," kata dia.

 

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan kepada jajarannya agar dapat bergerak depan dan fokus pada upaya untuk keluar dari pandemi Covid-19 sambil mempersiapkan vaksin dan program vaksinasi dengan cermat agar kita bisa bangkit dan pulih dari pandemi.

"Kita harus bergerak cepat karena masih banyak pekerjaan rumah yang belum kita selesaikan," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini