Bocoran dari Wamen BUMN, Mitratel Segera IPO!

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 02 Desember 2020 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 02 278 2320442 bocoran-dari-wamen-bumn-mitratel-segera-ipo-Khb11xU7Ak.jpg Mitratel Segera IPO pada 2021. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebutkan bahwa anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang berfokus pada binsis menara telekomunikasi, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), segera melantai di bursa saham.

Menurut Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Mitratel akan melakukan penawaran saham perdana atau initial publik offering (IPO) pada 2021. "Jadi anak usaha Telkom, Mitratel, yang fokus pada bisnis tower akan menjajaki IPO tahun 2021," ujar dia dalam telekonfrensi, Rabu (2/12/2020).

Baca Juga: Erick Thohir Beri Teguran Keras ke Telkom

Kemudian, lanjut dia, IPO Miratel ini akan memberi nuansa positif baik untuk investor luar negeri maupun dalam negeri. "IPO ini akan meramaikan pasar modal. Lalu memberikan nuansa positif baik bagi investor dalam negeri dan luar negeri," ungkap dia.

Baca Juga: Fajrin Rasyid, Milenial yang Jadi Direktur di Telkom

Dia juga menjelaskan, rencana IPO itu merupakan bagian dari deretan agenda aksi korporasi besar yang bakal dilakukan perusahaan-perusahaan pelat merah tahun depan.

"Selain IPO ini, kami juga akan melakukan aksi korporasi besar lainnya termasuk integrasi BUMN yang berfokus pada pembiayaan sektor ultra mikro. Seperti PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PMN dan PT Pegadaian (Persero) akan diintegrasikan di bawah naungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membeberkan tegurannya kepada manajemen PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) atau TLKM ihwal pengembangan infrastruktur digital dan perubahan strategi bisnis perseroan.

Dia mengakui, bila manajemen tidak mampu mengembangkan infrastruktur digital dan strategi bisnis, maka kemungkinan perseroan akan dibubarkan.

 Baca juga: Baru Seminggu Jadi Direksi Telkom, Fajrin Mengaku Banyak Terima Komplain

"Kalau kita lihat pengebangan infrastruktur digital dan akses berusaha, kami tetap sejak awal, ingat waktu itu, saya bicara keras mengenai Telkom, bahkan saya bilang kalau Telkom tidak serius bangun infrastrukturnya tetapi juga juga tidak mengubah bisnis strateginya, lebih baik kita punya Telkomsel saja karena dividennya sudah kelihatan jauh lebih besar," ujar Erick 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini