Bursa Australia Ditutup Melonjak Usai Anjlok 3 Hari Beruntun

Antara, Jurnalis · Selasa 01 Desember 2020 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 01 278 2319643 bursa-australia-ditutup-melonjak-usai-anjlok-3-hari-beruntun-HhgsQyRJ1D.jpg saham (Shutterstock)

SYDNEY - Sejumlah saham Australia ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa dengan keuntungan meluas. Kenaikan tersebut menghentikan penurunan tiga hari berturut-turut saat bank sentral mempertahankan pengaturan kebijakan moneternya saat ini.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 melonjak 70,70 poin atau 1,09 persen menjadi 6.588,50, sedangkan indeks All Ordinaries bertambah 70,10 poin atau 1,04 persen menjadi 6.812,20 poin.

 Baca juga: Perdagangan Bursa Saham Australia Dihentikan Sementara, Kenapa?

Bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA), mempertahankan suku bunga acuan negara itu pada level terendah bersejarah 0,1 persen pada Selasa dan menunjukkan bahwa ekonomi pulih lebih cepat dari yang diharapkan.

"Di Australia, pemulihan ekonomi sedang berlangsung dan data terbaru umumnya lebih baik dari yang diperkirakan," kata Gubernur RBA Philip Lowe dalam sebuah pernyataan.

 Baca juga: Incar Rp3,4 Triliun, PropertyGuru Bakal Melantai di Bursa Saham Australia

Keuntungan terjadi di semua sektor di bursa lokal, dengan teknologi informasi, material, dan consumer discretionary memimpin kenaikan.

Di bidang keuangan, bank-bank besar terangkat dengan Commonwealth Bank naik 1,49 persen, National Australia Bank naik 0,66 persen, Westpac Bank naik 0,75 persen dan ANZ naik 1,06 persen.

Saham-saham pertambangan melonjak dengan BHP naik 1,29 persen, Rio Tinto naik 1,53 persen, Fortescue Metals naik 0,55 persen dan penambang emas Newcrest naik 3,34 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam dengan Oil Search naik 0,82 persen, Santos naik 0,81 persen dan Woodside Petroleum turun 0,76 persen.

Supermarket terbesar Australia menguat dengan Coles naik 1,51 persen dan Woolworths naik 1,81 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 0,33 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas melonjak 1,67 persen dan perusahaan biomedis CSL bertambah 0,80 persen.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini