Bos BEI Sebut Jumlah Transaksi dan Investor Syariah Naik Tinggi

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 30 November 2020 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 30 278 2318684 bos-bei-sebut-jumlah-transaksi-dan-investor-syariah-naik-tinggi-gWqDzeFBAj.jpg Ekonomi Syariah (Shutterstock)

JAKARTA - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi menyebut bahwa perkembangan pasar modal syariah di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari tingginya statistik transaksi saham syariah dan jumlah investor saham syariah.

Inarno menjelaskan, statistik transaksi saham syariah di pasar modal Indonesia per tahunnya di Bursa Efek Indonesia mencapai 61 persen dan jumlah investor juga tumbuh konsisten.

 Baca juga: Luar Biasa Besar Pasar Modal Syariah RI

"Kita lihat bahwa investor saham syariah sampai 2020 sudah mencapai 81.413 single investor identification (SID), dimana kenaikan cukup bagus kalu kita lihat dari tahun 2016 itu masih 12.283 SID dan saat ini 2020 sudah mencapai 81.413 SID, dimana tumbuhnya 563 persen dibandingkan dari 2016, rata-rata per tahun 63 persen," ujar Inarno dalam Webinar Syariah Series KAFEGAMA 2020, Senin (30/11/2020).

Dia menambahkan, investor saham syariah yang aktif dan setiap hari melakukan transaksi sebesar 26 persen dan jika dilihat rasio investor syariah terhadap total investor sebesar 5,7 persen.

 Baca juga: Potret Kemajuan Pasar Modal Syariah Indonesia

"Akumulasi transaksi investor syariah juga meningkat cukup signifikan dan saya yakin ke depannya akan jauh lebih tinggi lagi, mulai dari 2016 itu adalah Rp926 miliar, saat ini sudah Rp3.582 miliar secara year to date dan frekuensi transaksi secara akumulasi meningkat cukup besar dimulai dari 2016 yang di bawah 151 menjadi 100.280 kali transaksi per hari secara year to date," ucapnya.

Inarno menyebut, dilihat dari perkembangannya, pasar modal syariah di Indonesia menunjukkan hasil cukup bagus dan naik secara signifikan. Pihaknya bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) terus berkoordinasi dalam melakukan seleksi saham yang termasuk dalam kategori saham syariah yang tertuang dalam daftar saham efek syariah (DES).

"Saat ini kami catatkan sebesar 451 saham syariah di BEI out off 708 efek yang listed di BEI. Kalau kita lihat dari kapitalisasi pasar saham syariah mencapai 51 persen atau Rp.3.302 triliun out off Rp6.475 triliun kapitalisasi pasar keseluruhan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini