Tingginya Kasus Covid-19 Buat Pasar Saham Dunia Negatif

Michelle Natalia, Jurnalis · Minggu 29 November 2020 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 29 278 2318193 tingginya-kasus-covid-19-buat-pasar-saham-dunia-negatif-kotDi2r9Rl.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Peningkatan kasus covid-19 di Amerika Serikat mendorong pembatasan bisnis sehingga menghentikan pemulihan ekonomi dan berpotensi mendorong ekonomi AS tumbuh rendah di 1% di kuartal ke empat. Pembatasan bisnis telah mendorong PHK dan merusak pemulihan pasar tenaga kerja.

Baca Juga: Kabar Kemajuan Vaksin Covid-19, Investor Makin Nyaman

Direktur Investama Hans Kwee mengatakan peningkatan kasus covid-19 di ikuti pembatasan bisnis menjadi sentimen negative di pasar saham.

"Kasus covid 19 di ikuti pembatasan bisnis menjadi sentimen negative di pasar saham," kata Hans Kwee di Jakarta, Minggu (29/10/2020).

Baca Juga: Sentimen Penggerak IHSG Pekan Depan, Bisa Tembus 6.000?

Kata dia, data dari Departemen Tenaga Kerja AS pada minggu lalu terjadi penambahan jumlah orang yang mengajukan klaim pengangguran sebanyak 778,000 naik dari minggu sebelumnya 742,000. Data ini lebih tinggi dari konsensus ekonom yang di survei Dow Jones yang memperkirakan hanya ada penambahan 733,000 klaim baru.

"Peningkatan kasus covid 19 menjadi tantangan ekonomi di jangka pendek," katanya.

Lalu, survei oleh Komisi Eropa menunjukkan sentimen ekonomi zona euro turun pada bulan November. Penurunan ini merupakan yang pertama kalinya dalam tujuh bulan terakhir akibat gelombang kedua covid-19 yang melanda benua Eropa. Terjadi penurunan aktivitas bisnis Prancis pada bulan November karena penguncian kedua akibat penyebaran covid.

"Jumlah infeksi covid 19 di Jerman telah melampaui angka satu juta dengan jumlah kematian harian mencapai rekor tertinggi hari di minggu lalu," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini