Asing Bawa Kabur Rp1 Triliun meski IHSG Menguat Tajam

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis · Sabtu 28 November 2020 13:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 28 278 2317859 asing-bawa-kabur-rp1-triliun-meski-ihsg-menguat-tajam-2h1lzpvUr3.jpg IHSG Sepekan Menguat (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1.056,21 triliun pada perdagangan sepekan meski IHSG menguat hampir 4%.

Sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp40.581,06 triliun. Demikian seperti dilansir keterangan resmi BEI, Jakarta, Sabtu (28/11/2020).

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami penjualan bersih tertinggi pada hari terakhir perdagangan sebesar Rp186,9 miliar. Saham BBCA turun 1,47% ke Rp31.925.

Baca Juga: IHSG Menguat Hampir 4% dalam Sepekan 

Seperti yang diketahui, pada pekan keempat bulan November 2020, Pasar Modal Indonesia kembali mencatatkan peningkatan data perdagangan pada akhir pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup mengalami peningkatan hampir sebesar 4%.

"(Peningkatan IHSG) tepatnya pada angka 3,80% atau berada pada level 5.783,33 dari posisi 5.571,65 pada penutupan pekan lalu," ujar Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Yulianto Aji Sadono.

Selain IHSG, peningkatan juga terjadi pada kapitalisasi pasar bursa yang turut mengalami peningkatan yang sama dengan IHSG yaitu sebesar 3,80% atau mencapai Rp6.720 triliun dari Rp6.474 triliun pada pekan sebelumnya.

"Sementara itu, pada pekan ini peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi, yang meningkat signifikan sebesar 60,54% menjadi 29,245 miliar saham dari 18,217 miliar saham pada pekan yang lalu," kata dia.

 

Yulianto menambahkan, peningkatan selanjutnya terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan, yaitu sebesar 19,85% atau Rp14,880 triliun dari Rp12,416 triliun pada penutupan pekan lalu.

Kemudian, rata-rata frekuensi harian selama sepekan turut meningkat drastis sebesar 22,63% menjadi 1.163.863 ribu kali transaksi dibandingkan 949,073 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.

"Pada hari Rabu (25/11/2020), Bursa mencatatkan rekor frekuensi transaksi harian tertinggi sepanjang sejarah yaitu sebesar 1.413.066 kali transaksi saham selama satu hari perdagangan," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini