IHSG Menguat Hampir 4% dalam Sepekan

Aditya Pratama, Jurnalis · Sabtu 28 November 2020 08:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 28 278 2317780 ihsg-menguat-hampir-4-dalam-sepekan-YrL67ebJkK.jpg IHSG Menguat (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pada pekan keempat bulan November 2020, Pasar Modal Indonesia kembali mencatatkan peningkatan data perdagangan pada akhir pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup mengalami peningkatan hampir sebesar 4%.

"(Peningkatan IHSG) tepatnya pada angka 3,80% atau berada pada level 5.783,33 dari posisi 5.571,65 pada penutupan pekan lalu," ujar Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/11/2020).

Selain IHSG, peningkatan juga terjadi pada kapitalisasi pasar bursa yang turut mengalami peningkatan yang sama dengan IHSG yaitu sebesar 3,80% atau mencapai Rp6.720 triliun dari Rp6.474 triliun pada pekan sebelumnya.

"Sementara itu, pada pekan ini peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi, yang meningkat signifikan sebesar 60,54% menjadi 29,245 miliar saham dari 18,217 miliar saham pada pekan yang lalu," kata dia.

Yulianto menambahkan, peningkatan selanjutnya terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan, yaitu sebesar 19,85% atau Rp14,880 triliun dari Rp12,416 triliun pada penutupan pekan lalu.

Baca Juga: IHSG Ngegas Terus berkat Euforia Vaksin Covid-19 

Kemudian, rata-rata frekuensi harian selama sepekan turut meningkat drastis sebesar 22,63% menjadi 1.163.863 ribu kali transaksi dibandingkan 949,073 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.

"Pada hari Rabu (25/11/2020), Bursa mencatatkan rekor frekuensi transaksi harian tertinggi sepanjangvsejarah yaitu sebesar 1.413.066 kali transaksi saham selama satu hari perdagangan," ucapnya.

Pada hari perdagangan terakhir pekan ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1.056,21 triliun.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami penjualan bersih tertinggi pada hari terakhir perdagangan sebesar Rp186,9 miliar. Saham BBCA turun 1,47% ke Rp31.925. Sedangkan sepanjang tahun 2020, investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp40.581,06 triliun.

Selain itu, pada pekan ini terdapat pencatatan perdana reksa dana Indeks KISI MSCI Indonesia ETF (XKMS) yang diterbitkan oleh PT KISI Asset Management (KISI-AM). XKMS merupakan ETF kedelapan yang tercatat di BEI pada tahun 2020. XKMS mengacu kepada indeks MSCI Indonesia yang di dalamnya terdapat 22 saham yang memiliki kapitalisasi besar dan menengah dengan likuiditas yang tinggi.

Dengan 22 konstituen saham, indeks tersebut mencakup 85 persen dari kapitalisasi pasar saham Indonesia. Dalam peluncuran reksa dana ETF ini, KISI-AM bekerja sama dengan Korea Investment & Sekuritas Indonesia sebagai Dealer Partisipan dan PT Bank KEB Hana Indonesia sebagai Bank Kustodian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini