Wall Street Meroket, Indeks Dow Jones Tembus 30.000

Rabu 25 November 2020 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 278 2315656 wall-street-meroket-indeks-dow-jones-tembus-30-000-iP9UcAZowV.jpg Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Wall Street meroket pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Indeks Dow Jones menembus level 30.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah, ketika investor mengantisipasi pemulihan ekonomi 2021 pada kemajuan vaksin Virus Corona dan izin resmi untuk transisi Presiden terpilih Joe Biden ke Gedung Putih.

Indeks Dow Jones Industrial Average melambung 454,97 poin atau 1,54%, menjadi berakhir di 30.046,24 poin. Di awal sesi, indeks 30 saham mencapai level tertinggi 30.116,51 poin.

Baca Juga: Wall Street Menguat Ditopang Saham Sektor Energi

Indeks S&P 500 terangkat 57,82 poin atau 1,62%, menjadi berakhir di 3.635,41 poin, juga merupakan rekor penutupan. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 156,15 poin atau 1,31% lebih tinggi, menjadi menetap di 12.036,79 poin, demikian dilansir dari Antara, Rabu (25/11/2020).

Sepuluh dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 menguat, dengan saham-saham yang sensitif secara ekonomi seperti energi dan keuangan ditutup masing-masing melonjak 5,16% dan 3,53%, melampaui sisanya. Real estate menurun 0,02%, satu-satunya kelompok yang menurun.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Lesu Dihajar 3 Sentimen

Presiden Donald Trump akhirnya memberi lampu hijau untuk transfer resmi kekuasaan yang akan dimulai pada Senin, sebuah proses yang ditunda selama berminggu-minggu meskipun calon Demokrat Joe Biden muncul sebagai pemenang yang jelas dalam pemilihan AS. Administrasi Layanan Umum (GSA) memberi tahu Joe Biden bahwa dia dapat secara resmi memulai proses serah terima.

Sentimen minggu ini juga didorong oleh laporan bahwa Joe Biden berencana untuk mencalonkan mantan Ketua Federal Reserve (Fed) Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan, yang bisa sangat mengalihkan fokus ke upaya untuk mengatasi ketimpangan ekonomi yang terus meningkat.

Data terbaru menunjukkan vaksin COVID-19 dapat tersedia sebelum akhir tahun telah menempatkan S&P 500 di jalur untuk kinerja bulanan terbaiknya sejak April, dan memicu permintaan untuk saham-saham terkait nilai yang terpukul menyusul kejatuhan akibat Virus Corona awal tahun ini.

"Sedikit menurunnya ketidakpastian di sisi pemilu, pasar tampaknya cukup menguntungkan setelah pengumuman Yellen, sepertinya salah satu hari baik di mana semua hal bergerak sedikit lebih tinggi," kata Analis Strategi Investasi Baird, Ross Mayfield.

"Jika tahun 2020 telah menunjukkan kepada kita segalanya, maka pasar saham memiliki kemampuan luar biasa tampak melewati berita buruk, 'matahari' tampaknya segera terbit."

Pejabat AS mengatakan pada Selasa (24/11/2020) bahwa mereka berencana untuk merilis 6,4 juta dosis vaksin COVID-19 secara nasional dalam distribusi awal setelah yang pertama disetujui oleh regulator untuk penggunaan darurat.

Pembuat mobil listrik Tesla Inc melonjak 6,43%, meningkatkan nilai pasarnya menjadi lebih dari 500 miliar dolar AS, saat investor memburu sahamnya menjelang penambahannya ke Indeks S&P 500.

Boeing Co naik 3,29% setelah regulator Eropa memberikan persetujuan untuk jet 737 MAX-nya, membuka jalan untuk izin penerbangan resmi pada Januari.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini