Bos OJK Pede IHSG Bisa Tembus Level 6.000

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 24 November 2020 12:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 278 2315121 bos-ojk-pede-ihsg-bisa-tembus-level-6-000-XNLeqBUJ8D.jpg Ketua OJK Wimboh Santoso. Foto: Okezone

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) perlahan terus membaik di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, di saat awal masa pandemi, IHSG sempat menyentuh level terendah di 3.931,73 tepatnya pada 20 Maret 2020.

Baca Juga: Jeda Makan Siang, IHSG Makin Kokoh di Level 5.688

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyampaikan bahwa peningkatan IHSG tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan pihaknya untuk menstimulasi ekonomi, seperti trading halt diperketat dan membolehkan emiten membeli kembali saham tanpa RUPS, sehingga fundamental emiten bisa lebih baik sehingga muncul sentimen positif.

Bahkan, Wimboh menyebut IHSG bisa kembali menembus level 6.000 dalam waktu dekat seiring dengan torehan indeks dalam beberapa waktu perdagangan terakhir.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Saham Pilihan Pagi Ini

"Dan akhirnya dengan berbagai kebijakan di sektor riil, moneter dan OJK ini memberikan convindent sehingga angka terakhir kemarin 23 November indeks kita sudah 5.652 dan kita harapkan bisa mencapai 6.000 karena memang pada saat sebelum turun karena covid-19 itu di atas 6.000," ujar Wimboh dalam acara CEO Networking 2020 secara virtual, Selasa (24/11/2020).

Meskipun banyak emiten saham di Indonesia yang masih berada di level kecil, Wimboh berharap ke depannya jumlah ini terus ditambah agar integritas pasar modal terus terjaga dan lebih banyak lagi investor dalam negeri agar terlalu bergantung dengan portofolio dari luar negeri.

 

"Ini semua adalah tanda-tanda yang baik di pasar modal terutama para pengusaha, kita memiliki potensi investor ritel dalam negeri yang basisnya luas sekali," ucapnya.

"Kami mengharapkan masih banyak lagi emiten-emiten yang pipeline dan juga investor ritel dengan teknologi kita harapkan bisa lebih marak lagi ke depan," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini