Waskita Bukukan Kontrak Baru Rp15 Triliun hingga Oktober 2020

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 23 November 2020 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 278 2314756 waskita-bukukan-kontrak-baru-rp15-triliun-hingga-oktober-2020-GoQMt9au3o.jpg Waskita Karya Peroleh Kontrak Baru. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat kontrak baru sebesar Rp15 triliun hingga Oktober 2020. Di mana target sampai Desember 2020 sebesar Rp26 triliun.

Kontrak baru tersebut berasal dari proyek pengembangan bisnis, pemerintah, BUMN, dan swasta, sehingga total kontrak yang dikelola sampai dengan akhir tahun 2020 sebesar Rp65 triliun. Waskita pun terus berusaha mendapatkan proyek-proyek baru agar ke depan menjadi berimbang antara pengembangan bisnis (investasi) dengan proyek-proyek eksternal.

Baca Juga: Waskita Karya Siap Garap Tol Bocimi Paket III dan IV

Proyek-proyek eksternal tersebut di antaranya berasal dari Pemerintah, BUMN, swasta, dan luar negeri. Hal itu dilakukan untuk memperkuat arus kas dengan target bisa menyumbang 50% terhadap total kontrak baru setiap tahun.

“Proyek yang sifatnya langsung dari eksternal sangat dibutuhkan untuk mendanai fixed cost perseroan setiap tahun,” ucap President Director Waskita Karya (Persero) Destiawan Soewardjono, Jakarta, Senin (23/11/2020).

Saat ini Waskita sedang menyiapkan strategi restrukturisasi utang. Pertama adalah menyelesaikan permasalahan arus kas akibat mundurnya rencana divestasi sebagai dampak wabah Covid-19 serta alokasi anggaran pemerintah yang diprioritaskan untuk penanganan Covid-19.

Baca Juga: Waskita Karya Jual Tol Becakayu hingga Kanci-Pejagan

“Kemudian yang kedua adalah menjalankan restrukturisasi utang-utang bertenor pendek menjadi tenor panjang khususnya untuk investasi tol sehingga dapat melonggarkan kredit untuk kepentingan proyek-proyek eksternal,” kata Destiawan.

Destiawan adalah divestasi beberapa ruas tolnya. Divestasi itu bisa dalam bentuk penjualan seluruh kepemilikan sahamnya di sebuah konsesi ruas tol.

"Selain itu bisa juga melalui reksa dana penyertaan terbatas (RDPT). Kami tetap melanjutkan rencana divestasi setidaknya empat ruas tol dalam waktu dekat. Akibat pandemi Covid-19 pelaksanaannya mundur dari target semula dan kami terus berusaha untuk bisa segera teratasi," ujarnya.

Strategi lainnya adalah Program Peningkatan Human Capital akan terus ditingkatkan untuk menunjang program pengembangan perusahaan. Peningkatan tersebut dilaksanakan dengan berlandaskan budaya AKHLAK atau Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

"Strategi tersebut bertujuan untuk meningkatkan inovasi dan kreasi seluruh insan Waskita Karya," ucap Destiawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini