PTPP Catatkan Kontrak Baru Rp17,42 Triliun

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 23 November 2020 10:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 23 278 2314268 ptpp-catatkan-kontrak-baru-rp12-57-triliun-Vpb7K7OhZM.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp17,42 triliun sampai minggu ketiga PT November.

Adapun proyek yang berhasil diraih perseroan antara lain, smelter feronikel Kolaka Jalur 2,5,6 sebesar Rp3,23 triliun, RDMP JO sebesar Rp1,80 triliun, SPAM Pekanbaru-Kampar sebesar Rp1,26 triliun. Kemudian Bogor Heritage Apartment sebesar Rp1,17 triliun, Sirkuit Mandalika sebesar Rp817 miliar, Sport Centre Banten Rp794 miliar, SGAR Alumina Rp660 miliar, RDMP Reguler Rp576 miliar, Jalan Kendari-Toronipa Rp412 miliar, Bendungan Tiu Suntuk Paket II Rp304 miliar.

Direktur Utama PTPP Novel Arsyad mengatakan,sampai dengan minggu ketiga November 2020, perolehan kontrak baru berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, yaitu Gedung sebesar 26,18%, Industri sebesar 22,98%, Oil & Gas sebesar 15,32%, Jalan & Jembatan sebesar 14,10%, Irigasi sebesar 9,73%, Power Plant sebesar 6,47%, Dam sebesar 2,36%, Airport sebesar 2,09%, dan Railway sebesar 0,78%.

“Perseroan berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp17,42 triliun sampai dengan pekan ketiga November 2020. Perseroan masih terus mengejar perolahan kontrak baru di tahun ini untuk mencapai target yang telah ditetapkan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/11/2020).

Sementara itu, perolehan kontrak hingga Oktober 2020 sebesar Rp12,57 triliun. Adapun pencapaian kontrak baru tersebut terdiri dari kontrak baru Induk Perseroan sebesar 82% dan Anak Perusahaan sebesar 18%.

Beberapa proyek yang berhasil diraih Perseroan sampai dengan Oktober 2020 antara lain: RDMP JO sebesar Rp1,80 triliun, SPAM Pekanbaru sebesar Rp1,26 triliun, Bogor Heritage Apartment sebesar Rp1,17 triliun, Sirkuit Mandalika sebesar Rp817 miliar, Sport Centre Banten Rp794 miliar, SGAR Alumina Rp660 miliar.

Baca Juga: PTPP Catatkan Kontrak Baru Rp10 Triliun

Kemudian, RDMP Reguler Rp576 miliar, Jalan Kendari-Toronipa Rp412 miliar, Muara Bakah Pipeline & Refinery Rp290 miliar, Dual Fuel Power Plant Freeport 80 MW Rp261 miliar, Pengendali Banjir NYIA pada DAS Serang Rp243 miliar, Fly Over Kopo Rp238 miliar, PLBN Sei Pancang Rp205 miliar, PLBN Long Nawang Rp204 miliar dan sebagainya.

 

"Sedangkan, perolehan kontrak baru berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, yaitu: Gedung sebesar 33%, Oil & Gas sebesar 21%, Jalan dan Jembatan sebesar 16%, Irigasi sebesar 13%, Power Plant sebesar 9%, Industri sebesar% dan Lain-lain sebesar 3%," ujar Novel.

Meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19, perseroan masih berhasil meraih beberapa kontrak baru yang ditandai dengan penandatanganan proyek-proyek baru yang diraih oleh Perseroan dalam waktu dekat.

"Seperti penandatanganan proyek pembangunan Fly Over Kopo di Bandung, proyek Renovasi Venue Utama dan Lapangan Latihan Piala Dunia U-20 FIFA di Bali, proyek pembangunan Infrastruktur Laboraturium Genomic & BNC Paket 2 di Cibinong beberapa waktu lalu,” katanya.

Saham PTPP pada penutupan perdagangan minggu lalu ditutup terkoreksi Rp25 atau 2,13% ke Rp1.150. Namun, dalam sebulan terakhir saham PTPP telah mengalami kenaikan dari sebelumnya di level Rp937.

Frekuensi perdagangan saham PTPP mencapai 4.448 kali dengan 40,92 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp47,77 miliar. Price Earning Ratio (PER) sebesar 202,80 dan Market Cap sebesar Rp7,13 Triliun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini