Waskita Toll Road Dapat Kucuran Rp550 Miliar

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 278 2312273 waskita-toll-road-dapat-kucuran-rp550-miliar-SLbrbzzpds.jpg Waskita Toll Road Terima Dana Rp500 Miliar. (Foto: Okezone.com/Waskita Karya)

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melalui anak usahanya PT Waskita Toll Road (WTR) mendapatkan pendanaan senilai Rp550 miliar dari penjualan Reksa Dana Penyertaan Terbatas Ekuitas Danareksa (RDPT) Infrastruktur. RDPT Infrastruktur dijual dari PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) kepada Reksadana.

Perlu diketahui, proses ini sudah dimulai sejak Mei 2020 dan pada Agustus 2020 lalu, Waskita Toll Road telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) atas rencana pengalihan sebagian sahamnya pada PT Kresna Kusuma Dyandara Marga (KKDM). Pengalihan itu melalui instrumen ekuitas Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).

Baca Juga: Waskita Karya Siap Garap Tol Bocimi Paket III dan IV

KKDM sendiri merupakan Badan Usaha Jalan Tol yang memegang konsesi ruas Bekasi – Cawang - Kampung Melayu (Becakayu). RDPT ini berbasis ekuitas dan dibentuk oleh Manajer Investasi yakni PT Danareksa Investment Management (DIM) dan sebagai Bank Kustodian yakni PT Bank Central Asia, Tbk (BCA).

Director of Business Development & Quality, Safety, Health & Environment Waskita Karya Fery Hendriyanto mengatakan, saham yang akan dialihkan dari KKDM sebesar 30%.

Baca Juga: Waskita Karya Jual Tol Becakayu hingga Kanci-Pejagan

“Sebelumnya, kepemilikan saham WTR pada KKDM sebesar 99,7%. WTR lalu mengalihkan 30% sahamnya kepada Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh,” kata Fery Hendriyanto, dalam keterangannya, Kamis (19/11/2020).

Sementara itu, Direktur Utama WTR Herwidiakto menambahkan bahwa dana sebesar Rp550 miliar nantinya akan digunakan untuk pembangunan dan pengembangan ruas Becakayu dan ruas tol WTR lainnya.

Mekanisme RDPT ini merupakan salah satu upaya untuk memperoleh penerimaan dana agar proses bisnis WTR dalam melakukan Asset Recycle dapat terlaksana. Besarnya minat investor terhadap RDPT ekuitas ini menjadi bukti tingginya kepercayaan investor terhadap fundamental bisnis WTR di bidang infrastruktur khususnya jalan tol di Indonesia.

“Ke depan kami akan melakukan inovasi-inovasi dalam rangka percepatan penerimaan untuk penyelesaian proyek dan investasi infrastruktur jalan tol lainnya.” Jelasnya

Setelah menandatangani PPJB, yang merupakan bagian dari salah satu tahapan penerbitan RDPT sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan telah dilaksanakannya penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) pada 18 November 2020 setelah seluruh dokumen dan legalitas telah terpenuhi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini