IHSG Sepekan Melesat 2,3% ke Level 5.461

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 14 November 2020 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 14 278 2309439 ihsg-sepekan-melesat-2-3-ke-level-5-461-yEg23SQmxT.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode sepekan perdagangan kemarin 9-13 November 2020 mengalami peningkatan 2,35% mencapai level 5.461,058 dari posisi 5.335,529 pada penutupan pekan yang lalu.

Senada dengan IHSG, kapitalisasi pasar bursa turut menunjukkan peningkatan sebesar 2,39% menjadi Rp6.347,942 triliun dari Rp6.199,566 triliun seminggu sebelumnya. Demikian seperti dilansir dari keterangan resmi BEI, Jakarta, Sabtu (14/11/2020).

Baca Juga: IHSG Berpeluang Tembus Level 5.500 

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp237,85 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp42,053 triliun.

Sementara itu, pada Kamis (12/11), Obligasi Berkelanjutan I Sinar Mas Multiartha Tahap II Tahun 2020 (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Multiartha Tbk mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp875.000.000.000.

Obligasi Berkelanjutan I tersebut terdiri dari Obligasi Seri A (SMMA01ACN2): dengan nilai nominal sebesar Rp1.000.000.000,00, tingkat bunga 9,00%, jangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi dan Obligasi Seri B (SMMA01BCN2): dengan nilai nominal sebesar Rp874.000.000.000,00, tingkat bunga 10,25%, jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi.

 

PT Kredit Rating Indonesia memberikan pemeringkatan untuk Obligasi ini yaitu irAA (Double A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Bukopin Tbk.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 91 emisi dari 56 Perusahaan Tercatat senilai Rp72,93 triliun. Dengan pencatatan tersebut, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 465 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp433,81 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 127 Perusahaan Tercatat.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 123 seri dengan nilai nominal Rp3.657,71 triliun dan USD400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp7,18 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini