Bahas Maybank, Hotman Paris Ajak Winda Earl Ngopi Bareng

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 12 November 2020 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 278 2308369 bahas-maybank-hotman-paris-ajak-winda-earl-ngopi-bareng-aWHrh9R9Qd.jpg Hotman Paris (Okezone)

JAKARTA - PT Maybank Indonesia Tbk (BNII) memilih pengacara kondang, Hotman Paris sebagai kuasa hukum dalam kasus raibnya uang tabungan senilai Rp 22 miliar milik atlet eSport Winda Lunardi dan ibunya.

Hotman Paris mengatakan mengajak keluarga Winda untuk ngopi bareng membahas kasus Maybank. Agar mendapatkan win solution.

 Baca juga: 5 Fakta Kejanggalan Kasus Maybank Versi Hotman Paris, Pelaku Pegang ATM Nasabah Rp20 Miliar

"Terkait kasus maybank saya menyarankan agar dicari win-win solution silakan pihak Winda datang ke kopi joni yang mana ada meja anti corona ini untuk mencari win-win solutution," ujar Hotman dalam video yang dikutip, Jakarta, Selasa (12/11/2020)

Dia meyakini Maybank merupakan bank yang sangat kuat. Hal ini terlihat dari aset Maybank mencapai Rp170 triliun yang mana bisa mengembalikan duit dari Winda

 Baca juga: Kuasa Hukum Ungkap Winda Earl Sudah Merasa Keanehan di Maybank Sejak Februari

"Walaupun saya pengacara Maybank karena saya tau Maybank sangat kuat asetnya aja Rp170 trilun kalau Rp20 miliar enggak masalah asalkan hukummya jelas dan kopi jhonny tepat untuk win solusition," katanya.

Sebelumnya, Hotman Paris membeberkan sejumlah kejanggalan dalam kasus tersebut. Pertama, dia mengungkap Kepala cabang (Kacab) Maybank Cipulir, Albert yang menilap uang Winda selama ini memegang ATM dan buku tabungan Winda.

Hal itu berdasarkan pengakuan tersangka, yakni Albert dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang sudah dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Jadi dari keterangan tadi, sejak dibuka buku tabungan ini oleh Winda buku tabungannya dan kartu ATM-nya, katanya menurut pengakuan dari si tersangka yang pegang si tersangka. Pertanyaannya adalah Anda sebagai pemilik uang kenapa Anda biarkan kartu ATM Anda dipegang orang lain? Itu salah satu yang lagi diselidiki oleh penyidik," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini