Nasdaq Rebound, Wall Street Ditutup Menguat

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 12 November 2020 07:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 12 278 2308247 nasdaq-rebound-wall-street-ditutup-menguat-yTVu7kSpN3.jpg Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Bursa Saham Amerika Serikat (AS), Wall Street kembali menguat pada akhir perdagangan Rabu. Hal ini disebabkan investor mengalihkan lagi investasinya ke saham-saham teknologi.

Indeks Nasdaq yang sempat anjlok pun ditutup lebih tinggi karena peralihan kembali investasi ke saham teknologi dan menjauh dari sektor yang sensitif secara ekonomi. Pasar mempertimbangkan kemajuan vaksin Covid-19 terhadap lonjakan virus.

Baca Juga: Pengembangan Vaksin Pfizer Buat Investor Kabur dari Saham Teknologi

Dow Jones Industrial Average turun 6,18 poin, atau 0,02% menjadi 29.414,74. S&P 500 naik 26,8 poin atau 0,76% menjadi 3.572,33 dan Nasdaq Composite bertambah 227,52 poin atau 1,97% menjadi 11.781,37.

“Mungkin akan ada penyesuaian dan mulai rotasi hingga memasuki musim semi. Masih ada pendapatan yang sangat kuat untuk perusahaan teknologi karena masih menghadapi potensi lonjakan kasus Covid selama musim dingin serta pembatasan dan penguncian yang diperbarui," kata Kepala Strategi Investasi Citi Personal Wealth Management, Shawn Snyder, dilansir dari Reuters, Kamis (12/11/2020).

Baca Juga: Wall Street Turun Usai Investor Tinggalkan Saham-Saham Teknologi

Sebagai informasi, Nasdaq telah jatuh dalam dua hari ini karena saham teknologi seperti Microsoft Amazon, Apple dan Netflix ditinggalkan investor. Penyebabnya karena kabar baik dari hasil uji coba vaksin virus corona tahap akhir mendorong rotasi saham teknologi ke sektor-sektor yang biasanya berkinerja lebih baik dari resesi seperti industri, material dan energi.

Tetapi investor mengubah lagi investasinya pada Rabu untuk membeli indeks pertumbuhan S&P yang mencakup saham teknologi yang kurang sensitif secara ekonomi, dan menjual indeks nilai yang mencakup bank dan saham energi.

Selain itu, spesialis penyakit menular AS mendesak agar pemerintah berhati-hati sampai vaksin didistribusikan, karena California dan negara bagian Midwest AS dan Timur Laut memperketat pembatasan yang bertujuan untuk menahan penyebaran virus.

Saat pembatasan diumumkan, saham pengecer seperti MN Macy jatuh bersama dengan pemilik Darden Restaurants.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini