5 Alasan Bos Perusahaan Masih Enggan IPO

Kunthi Fahmar Shandy, Jurnalis · Rabu 11 November 2020 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 11 278 2307962 5-alasan-bos-perusahaan-masih-enggan-ipo-ChxMucGFFE.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA - Ada sejumlah tantangan bagi perusahaan yang hendak melakukan Initial Public Offering (IPO) di bursa efek. Hal ini membuat para pengusaha masih enggan untuk mencatatkan perusahaannya di bursa.

Menurut Direktur BRI Danareksa Sekuritas Boumediene Sihombing, tantangan pertama, Dilusi dan Kontrol. IPO menciptakan dilusi kepada pemegang saham minoritas/publik dan intervensi meskipun terbatas.

 Baca juga: Perusahaan Dikejar untuk IPO, Begini Manfaatnya

"Oleh karena itu, penentuan tingkat dilusi menjadi sangat penting," kata Boumediene saat webinar, Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Kedua, lanjutnya, adanya transparansi dan Pelaporan sebagai perusahaan publik membutuhkan pelaporan dan keterbukaan rutin ke OJK dan BEI.

 Baca juga: 5 Alasan Kenapa Startup Bisa IPO di Tahun Depan

Menurut dia, penyebaran informasi material, rencana dan target di masa depan adalah sensitif. Oleh karena itu harus dikelola secara profesional.

Ketiga, biaya menjadi perusahaan publik menimbulkan biaya tambahan terkait dengan persiapan seperti audit laporan keuangan, biaya profesi penunjang pasar modal, biaya pencatatan saham dan biaya-biaya lain yang timbul sehubungan dengan rencana IPO.

"Market Pressure Menjadi Perusahaan Publik membuat Emiten merasakan tekanan tidak langsung oleh publik sebagai investor minoritas untuk kinerja saham yang lebih baik sehubungan dengan pembayaran dividen," beber dia.

Kelima, adanya regulasi dan pemenuhannya. Dalam hal ini, sambung dia, perusahaan Publik menghadapi peningkatan signifikan dalam pengawasan dan kepatuhan yang harus dipenuhi. Maka dari itu, menjadi Perusahaan Publik diharuskan untuk memenuhi seluruh ketentuan pasar modal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini