Perdagangan Singkat, Begini 6 Fakta Pergerakan IHSG Sepekan

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 29 Oktober 2020 10:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 29 278 2301055 perdagangan-singkat-begini-6-fakta-pergerakan-ihsg-sepekan-0zM8JBGMO8.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup mengalami pelemahan pada perdagangan hari terakhir di pekan ini. IHSG ditutup turun 15,82 poin atau 0,32 persen ke 5.128.

Tidak hanya itu, bursa saham regional Asia ditutup mayoritas melemah pada penutupan perdagangan kemarin, hanya bursa saham China, Indeks Shanghai Composite China (SSEC) yang ditutup menguat 0,10 persen.

Berikut fakta pergerakan IHSG selama periode 26-27 Oktober 2020 berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI):

 Baca juga: Perdagangan Singkat, IHSG Sepekan Menguat 0,31% Menyambut Long Weekend

1. IHSG dalam sepekan naik 0,31%

Dalam dua hari perdagangan, pasar modal Indonesia masih berada pada zona positif. IHSG mengalami peningkatan sebesar 0,31 persen atau pada level 5.128,225 dari 5.112,188 sepekan lalu.

2. Kapitalisasi pasar naik selama sepekan

Senada dengan IHSG, kapitalisasi pasar bursa turut mengalami peningkatan sebesar 0,25 persen pada pekan ini, menjadi sebesar Rp5.958,186 triliun dibandingkan pekan sebelumnya sebesar Rp5.943,032 triliun.

Baca juga: Baru Sesi I, IHSG Bak Roller Coaster Jelang Long Weekend

3. Rata-rata volume transaksi harian bursa menguat

Peningkatan sebesar 2,01 persen terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa menjadi 12,406 miliar saham dibandingkan pekan lalu sebesar 12,162 miliar saham.

4. Rata-rata nilai transaksi harian dan rata-rata frekuensi transaksi harian bursa melemah

Rata-rata nilai transaksi harian mengalami pelemahan sebesar 13,11 persen menjadi sebesar Rp7,838 triliun dari Rp9,021 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian turut melemah sebesar 0,55 persen menjadi 702.764 kali transaksi dibandingkan pada pekan lalu sebesar 706.677 kali transaksi.

5. Investor asing catatkan aksi beli bersih

Investor asing pada perdagangan hari terakhir mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp108,24 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp47,299 triliun.

Aksi beli bersih terbesar investor asing di akhir pekan terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp211,6 miliar dan menyebabkan saham BBRI naik 0,60 persen ke Rp3.360.


6. BEI Laksanakan RUPSLB dengan agenda penyampaian Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2021

Pada Selasa (27/10/2020), BEI telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2020 dengan agenda penyampaian Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2021 kepada para pemegang saham.

Selain telah disetujuinya RKAT 2021, pemegang saham juga secara aklamasi menyetujui agenda RUPSLB BEI. Pada kesempatan yang sama, turut disampaikan pula Master Plan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2021 – 2025 serta visi dan misi yang dibuat untuk mencapai aspirasi BEI, yaitu “Menjadi Bursa Kredibel yang Menggerakkan

Pendalaman Keuangan dan Memberdayakan Indonesia menjadi Ekonomi Terbesar ke-5 pada tahun 2045”.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini