RS Siloam Catat Rugi Bersih Rp43 Miliar di Kuartal III-2020

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 28 Oktober 2020 12:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 278 2300734 rs-siloam-catat-rugi-bersih-rp43-miliar-di-kuartal-iii-2020-ERq5zewiLZ.jpg Akuntan (Shutterstock)

JAKARTA - PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatatkan adanya penurunan pendapatan sebesar 4,1% pada kuartal III-2020 dibanding periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy). Hal ini dipengaruhi pandemi Covid-19 yang juga mengganggu kinerja perseroan.

Mengutip keterbukaan informasi, Jakarta, Rabu (28/10/2020), Siloam Hospitals mencatat Pendapatan Operasional Bruto sebesar Rp5.001 miliar, penurunan sebesar 4,1 persen dibandingkan dengan sembilan bulan pertama tahun 2019. Pendapatan Operasional Bersih selama sembilan bulan pertama tahun 2020 sebesar Rp3.885 miliar, penurunan 1% dibandingkan sembilan bulan pertama tahun 2019.

 Baca juga: Pendapatan Siloam Naik 17,79% Jadi Rp7,02 Triliun

EBITDA pada kuartal III-2020 meningkat Rp108 miliar yoy, walaupun sebagian besar peningkatan terjadi akibat penerapan standar akuntasi PSAK 73 (beban sewa tidak lagi diakui sebagai beban).

Laba Bersih Setelah Pajak Siloam juga mengalami penurunan pada sembilan bulan 2020 sebesar 179,9% menjadi Rugi Bersih Rp43 miliar dari Laba Bersih Rp 53,8 miliar yoy, walaupun Laba Bersih Setelah Pajak pada kuartal III-2020 meningkat menjadi Rp86 miliar dari Rp43 miliar yoy.

 Baca juga: Tumbuh 13,5%, Pendapatan RS Siloam Capai Rp2,8 Triliun

Pada kuartal III-2020, Siloam juga mencatat volume Pasien Rawat Inap sebanyak 38.054 pasien, dibandingkan dengan 61.766 pasien yoy atau menurun sebesar 38,4%. Jumlah Hari Rawat Inap (Inpatient Days) pada kuartal III-2020 tercatat sebanyak 156.740 hari dibandingkan dengan 204.408 hari yoy atau menurun 23,3%.

Selain itu, tingkat Okupansi rumah sakit Siloam menurun menjadi 47,8 persen pada kuartal III-2020 dibandingkan dengan 61,4% yoy. Siloam mencatat 511.780 Pasien Rawat Jalan atau menurun 28,2% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu dengan 712.527.

 Baca juga: Lippo Jual 15% Saham Siloam Rp2,2 Triliun, Dinilai Kemahalan

Walaupun volume pasien masih cenderung menurun, karena COVID-19, pelayanan tes dan pengobatan COVID sebagian mengimbangi dampak dari penurunan volume pasien dan menyebabkan Pendapatan Operasional Bruto pada kuartal III-2020 menurun -0,6 persen menjadi Rp1.826 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, Siloam jua mencatat jumlah Pasien Rawat Inap sebanyak 138.352 pasien, dibandingkan dengan 184.338 pasien pada sembilan bulan pertama tahun 2019, menurun 24,9 persen.

Siloam juga memperbesar kapasitas tes COVID-19 secara signifikan untuk mendukung Indonesia dalam melawan virus. Pada sembilan bulan di tahun 2020, Siloam telah melakukan 70 ribu tes PCR dan lebih dari 700 ribu tes rapid serta serologi. Selain kapasitas untuk melakukan tes, Siloam telah mendedikasikan 4 rumah sakit untuk pelayanan pengobatan COVID-19.

(rzy)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini