Turun 1,27%, Unilever Tetap Cetak Laba Rp5,4 Triliun di Kuartal III-2020

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 23 Oktober 2020 18:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 278 2298554 turun-1-27-unilever-tetap-cetak-laba-rp5-4-triliun-di-kuartal-iii-2020-U4z0bgjB09.jpg Rupiah (Shutterstock)

JAKARTA - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp32,4 triliun pada kuartal III-2020 atau tumbuh 0,3 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Pertumbuhan penjualan ini didorong oleh pertumbuhan penjualan domestik sebesar 0,8 persen.

Selain itu, perseroan juga mencatat peningkatan positif pada penjualan ritel domestik (tanpa UFS) sebesar 1,7% pada tahun berjalan September 2020. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan produk kesehatan dan kebersihan, seiring dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan selama pandemi.

 Baca juga: Bakal Jadi Presiden Direktur Unilever Indonesia, Ini Sosok Ira Noviarti

Unilever Food Solutions (UFS) yang merupakan unit Business to Business (B2B) perusahaan yang melayani Hotel dan Restoran masih mengalami penurunan, meskipun ada tanda-tanda perbaikan dengan adanya relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bertahap di berbagai daerah di Indonesia.

Perseroan juga berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp5,4 triliun, pencapaian ini turun 1,27% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai sebesar Rp5,51 triliun.

Baca juga: Presdir Unilever Mengundurkan Diri, Apa Alasannya?

Presiden Direktur Unilever Indonesia Hemant Bakshi mengatakan, hasil ini dicapai dengan adanya langkah-langkah optimalisasi dalam beberapa aspek, di antaranya dengan mendengarkan dan menjawab kebutuhan konsumen melalui inovasi yang dieksekusi secara gesit untuk mendorong penjualan dan juga pengetatan biaya operasional.

“Di tengah pandemi yang berkepanjangan, kami tetap konsisten berfokus pada tiga hal yaitu memastikan kesehatan dan keselamatan karyawan, menjawab kebutuhan konsumen dan pelanggan, serta terus berkontribusi pada masyarakat Indonesia. Meskipun sulit untuk memprediksi berapa lama pandemi ini akan berlangsung, prioritas kami tetap sama dan konsisten, yaitu membangun bisnis yang mampu bersaing di masa sulit seperti ini," ujar Hemant dalam keterangan tertulis, Jumat (23/10/2020).

Tidak ketinggalan, Perseroan juga mempersiapkan pilihan produk yang menyesuaikan dengan daya beli dalam masa pandemi ini. Dengan harga barang seperti harga jual yang disarankan.

“Komitmen dan optimisme Perseroan tetap kuat dalam pandemi yang berkepanjangan ini. Kami yakin bahwa dengan memperkuat daya saing di lintas kategori dan channel, kami berada di jalur yang tepat untuk tetap menjadi yang terdepan di saat ini dan masa mendatang,” ucapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini