Wall Street Lesu Menunggu Kepastian Stimulus Baru Penanganan Covid-19

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 08:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 278 2297583 wall-street-lesu-menunggu-kepastian-stimulus-baru-penanganan-covid-19-o2kO2Uv8Cz.jpg Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu waktu setempat. Hal tersebut karena Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin masih melanjutkan negosiasi tentang paket stimulus fiskal baru untuk Covid-19.

Dow Jones Industrial Average merosot 97,97 poin atau 0,4% menjadi 28.210,82. S&P 500 merosot 0,2% menjadi 3.435,56 dan Nasdaq Composite turun 0,3% menjadi ditutup pada 11.484,69.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Menguat Berkat Saham Amazon hingga Facebook

"Pasar tampaknya terpaku pada kemungkinan pembicaraan stimulus sebelum pemilihan Presiden yang buntu. Senator Republik telah menolak proposal apapun yang lebih besar dari kesepakatan mereka," ujar Ahli Strategi Pasar Global StoneX Yousef Abbasi, dilansir dari CNBC, Kamis (22/10/2020).

Pertemuan Mnuchin dan Pelosi melanjutkan upaya terakhir kesepakatan stimulus baru penanganan Covid sebelum Pemilihan Presiden pada 3 November.

Pemerintahan Trump telah berjuang selama berbulan-bulan untuk mengatasi ketidaksepakatan mendasar atas langkah-langkah stimulus tambahan karena ekonomi terus merasakan beban pandemi virus corona.

Baca Juga: Wall Street Berakhir Menguat Ditopang Saham-Saham Teknologi yang Mulai Bangkit

Sementara itu, saham Netflix turun hingga 7% setelah perusahaan melaporkan pendapatan yang mengecewakan. Goldman Sachs dan Boeing masing-masing turun 2,5% dan 2%.

Saham perusahaan media sosial menguat karena hasil yang lebih kuat dari perkiraan untuk kuartal sebelumnya. Lonjakan Snap mendorong saham ke posisi tertinggi sepanjang masa dan mengangkat Facebook, Twitter, dan Alphabet. Facebook ditutup 4,2% lebih tinggi dan Twitter naik 8,4%. Saham Alphabet naik 2,3%.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini