Pajak Mobil Baru 0% Batal, Emiten Otomotif Tak Terpengaruh

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2020 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 20 278 2296547 pajak-mobil-baru-0-batal-emiten-otomotif-tak-terpengaruh-u5uU0GMmr4.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menolak usulan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang terkait pembebasan pajak atas mobil baru. Salah satu alasan penolakan tersebut adalah dia ingin pemberian insentif pajak bagi industri tidak diberikan pada satu sektor saja.

Head of Investment PT Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe mengatakan, pembebasan pajak mobil 0% bisa menjadi pisau bermata dua jika sampai disahkan di masa pandemi Covid-19.

 Baca juga: Emiten Rokok 'Ngebul' di Tengah Corona karena Banyak Orang Stres

"Pertama, kita jangan lupa negara masih butuh pendapatan. Kedua, kita juga punya pasar mobil bekas, itu kalau sampai pajak jadi 0 persen itu pasar mobil bekas akan hancur," ujar Kiswoyo dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (20/10/2020).

Dengan tidak jadinya penerapan pajak mobil baru, Kiswoyo menyambut baik hal tersebut karena pasar mobil bekas juga turut andil dalam menyerap tenaga kerja secara langsung maupun tidak langsung sekaligus menghidupkan perekonomian.

 Baca juga: Waduh, Saham-Saham Emiten Farmasi Berguguran

"Dengan pemerintah tidak jadi menerapkan saya kira bagus," kata dia.

Untuk emiten di sektor otomotif, dia mencontohkan pergerakan saham PT Astra International Tbk (ASII) yang menurutnya tidak terlalu terdampak dengan batalnya penerapan kebijakan tersebut.

"Memang kalau kita lihat porsi pendapatan ASII dari sektor otomotif itu mencapai 50 persen lebih baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga kalau ekonomi jalan otomatis penjualan mobil naik. Ketika penjualan otomotif naik otomatis kinerja ASII bagus," ucapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini