Izin Vaksin Covid-19 Bakal Jadi Penentu Gerak IHSG Pekan Depan

Michelle Natalia, Jurnalis · Minggu 18 Oktober 2020 11:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 18 278 2295457 izin-vaksin-covid-19-bakal-jadi-penentu-gerak-ihsg-pekan-depan-wGd91j60mZ.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan akan diwarnai sembilan sentimen, baik dari dalam negeri dan luar negeri. Salah satu sentimen tersebut soal perizinan vaksin covid-19.

Baca Juga: IHSG Naik 0,98% Selama Sepekan 

Direktur Investama Hans Kwee mengatakan, manajemen Pfizer Inc akan mengajukan izin vaksin covid-19 ke otoritas USA pada awal November. Vaksin Pfizer merupakan hasil pengembangan perusahaan bersama mitranya di Jerman, BioNTech. Perkembangan perijinan vaksin menjadi sentimen positif di akhir pekan bagi bursa Eropa dan Amerika di tengah naiknya kasus Covid 19.

"Saat ini pasar sudah memasukan optimisme vaksin akan segera ditemukan dan segera distribusikan," kata Hans Kwee dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (18/10/2020).

Dia melanjutkan, pasar sempat terlihat koreksi setelah regulator AS menghentikan uji coba pengobatan antibodi Covid-19 tahap akhir Eli Lilly. Uji coba tahap akhir ACTIV-3 merupakan pengobatan untuk pembentukan antibodi terhadap virus Ccovid-19 dihentikan sementara karena alasan keamanan.

Sebelumnya Johnson & Johnson mengumumkan menghentikan sementara uji coba tahap akhir kandidat vaksin virus covid 19 karena adanya laporan timbulnya efek samping yang belum bisa dijelaskan secara medis.

"Hal ini membuat pasar berpikir proses pencarian obat dan vaksin Covid 19 tidak mudah dan masih butuh waktu lama," katanya

Dia menambahkan, hadirnya beberapa sentimen mulai dari vaksin dan perkiraan kinerja emiten yang lebih baik di kuartal ketiga membuat IHSG diperkirakan akan menguat terbatas di pekan depan.

"Adapun support IHSG berada di level 5,067 sampai 5,001 dan resistane di level 5,182 sampai 5,200. Cenderung SOS bila IHSG menguat untuk bisa BOW kembali ketika IHSG koreksi," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini