Bank Oke Siap Rights Issue, OJK Sudah Beri Restu

Sabtu 17 Oktober 2020 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 278 2294644 bank-oke-siap-rights-issue-ojk-sudah-beri-restu-KpkeqLYsST.jpg OJK. Foto: Okezone

JAKARTA - Emiten perbankan PT Bank Oke Indonesia Tbk akan melakukan Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) kepada para pemegang saham dalam rangka Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 2.686.443.983 saham baru atas nama dengan nilai nominal Rp100 per saham, yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan Rp186 setiap saham sehingga seluruhnya berjumlah sebesar Rp499.678.580.838 yang berasal dari saham portepel Perseroan dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). 

BACA JUGA : Kantongi Izin OJK, Bank Oke Indonesia Akan Rights Issue

Dalam keterangan perseroan di keterbukaan informasi BEI, Jumat (16/10/2020), setiap pemegang saham yang memiliki 13 saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 26 Oktober 2020 pukul 16.00 WIB mempunyai 4 HMETD dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan Rp186 setiap saham yang harus dibayarkan penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Sementara itu, APRO Financial Co. Ltd. selaku Pemegang Saham Utama Perseroan telah menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan seluruh hak untuk membeli saham baru yang diterbitkan dalam rangka PUT II.

BACA JUGA : Tambah Kepemillikan, Direktur Mandiri Beli Saham BMRI di Level Rp5.600

Dijelaskan perseroan bahwa dana yang diperoleh dari hasil PUT II, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan seluruhnya untuk pengembangan usaha Perseroan, yaitu disalurkan dalam bentuk pemberian kredit.

Jika saham baru yang ditawarkan dalam PUT II ini tidak seluruhnya diambil bagian atau dibeli oleh pemegang saham Perseroan atau Pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan Harga Pelaksanaan.

BACA JUGA : Jasa Marga Terbitkan Surat Berharga Komersil (SBK), Kantongi Rp566 Miliar

Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa HMETD yang tidak dilaksanakan, maka, APRO Financial Co. Ltd. berdasarkan Akta Perjanjian Kesanggupan Pembelian Sisa Saham PUT II No. 19 tanggal 19 Agustus 2020 yang telah diubah dengan Addendum I Perjanjian Kesanggupan Pembelian Sisa Saham PUT II No. 13 tanggal 15 September 2020 (“Perjanjian Pembeli Siaga”) yang keduanya dibuat dihadapan Dr. Agung Iriantoro, S.H., M.H., Notaris berkedudukan di Jakarta Selatan, APRO Financial Co. Ltd. selaku Pembeli Siaga akan membeli seluruh sisa saham yang ditawarkan dan tidak diambil bagian oleh Pemegang HMETD dalam PUT II dengan harga pelaksanaan sebesar Rp186 setiap saham. 

BACA JUGA : Anak Usaha Barito Pacific, Terbitkan Green Bond USD1,11 Miliar

Saham Hasil Pelaksanaan HMETD yang dikeluarkan dalam rangka PUT II ini memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham yang telah dikeluarkan sebelumnya oleh Perseroan, termasuk hak atas dividen.

Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan kebawah (round down). Dalam hal pemegang saham mempunyai HMETD dalam bentuk pecahan, maka hak atas pecahan Efek tersebut wajib dijual oleh Perseroan dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan.

(kmj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini