Merger Bank Syariah BUMN, Saham BRIS Melonjak 18,3%

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 13 Oktober 2020 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 278 2292713 merger-bank-syariah-bumn-saham-bris-melonjak-18-3-W7Kqqn8ULw.jpg Perbankan Syariah (Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara resmi menetapkan jadwal pengumuman penggabungan usaha atau merger tiga bank umum syariah anak usaha BUMN. Ketiganya adalah PT Bank BNI Syariah, PT Bank Rakyat Indonesia Syariah Tbk (BRIS), dan PT Bank Syariah Mandiri.

Ada sejumlah direksi ketiga bank pelat merah itu juga dijadwalkan hadir dalam acara penandatangan Conditional Merger Agreement. Di antaranya, Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Haru Koesmahargyo, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Sis Apik Wijayanto, Direktur Utama PT Bank BRIsyariah Tbk Ngatari, serta Pantro Pander sebagai Direktur Bisnis Indonesia Financial Group.

 Baca juga: Manfaatkan Dana IPO, BRI Syariah Ekspansi Pengembangan Digital

Hal ini membawa angin segar bagi saham PT BRI Syariah Tbk (BRIS). Dari pantauan Okezone, Jakarta, Selasa (13/10/2020), saham BRIS melonjak Rp165 atau 18,3% ke Rp1.065.

Frekuensi perdagangan saham BRIS mencapai 19.373 kali. Sementara itu, sebanyak 268,5 juta lembar saham diperdagangkan pada pembukaan perdagangan dengan nilai 283,4 miliar.

 Baca juga: Yusuf Mansur Borong Saham BRIsyariah

Sebelumnya, berdasarkan undangan yang diterima dari bahana sekuritas, pengumuman akan disampaikan langsung oleh Ketua Tim Project Management Office dan Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Hery Gunardi. Di mana, agenda dijadwalkan pada Selasa, (13/10/2020) pukul 15:00 Wib.

"Bersama ini kami sampaikan undangan virtual press conference terkait penandatanganan Conditional Merger Agreement (CMA) bank BUMN Syariah yang akan diselenggarakan pada Selasa, 13 Oktober 2020, pukul 15.00," demikian bunyi undangan dikutip pada Selasa.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini