IHSG Belum Stabil, Trading Jangka Pendek Jadi Rekomendasi

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 17:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 278 2286928 ihsg-belum-stabil-trading-jangka-pendek-jadi-rekomendasi-TC35aA1WTT.jpg saham (Shutterstock)

JAKARTA - Technical Analyst Sucor Sekuritas, Hendriko Gani menyarankan kepada investor untuk melakukan trading jangka pendek untuk saat ini. Pasalnya, kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini kondisinya belum stabil.

"Untuk saat ini investor sebenarnya enak melakukan trading-trading jangka pendek ya," ujar Hendriko dalam acara 2nd Session Closing IDX Channel, Kamis (1/10/2020).

 Baca juga: Rekomendasi Saham, Investor Bisa Jauhi Emiten Properti Dekati Perbankan dan Energi

Dia menambahkan, trading tersebut dapat dilakukan dalam satu sampai dua hari dengan menyasar ke saham-saham yang volatile, seperti saham di second liner atau third, bahkan juga di first liner.

"First liner beberapa juga mengalami kenaikan signifikan, jadi masih bisa memanfaatkan momentum-momentum seperti itu. Cuma untuk medium term kita belum berani sarankan karena trennya IHSG belum benar-benar bagus untuk saat ini," kata dia.

 Baca juga: Daftar 4 Saham Perbankan yang Layak Dikoleksi

Hendriko menambahkan, kenaikan IHSG hari ini digolongkan sebagai technical rebound, dan IHSG juga berpotensi untuk menguji level resistance di level 5.000. Namun, dari torehan positif IHSG hari ini, Hendriko menyebut kenaikan IHSG tidak didorong oleh saham-saham big caps, melainkan saham-saham yang berada di bawahnya.

"Kita lihat juga sebenarnya big caps kita yang sebenarnya mendorong pergerakan IHSG hari ini itu transaksinya tidak terlalu banyak dan didominasi second liner dan third liner di kebanyakan," ucapnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini