Hassan Karim Jadi Presdir Adira Insurance yang Baru

Hafid Fuad, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 17:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 278 2286904 hassan-karim-jadi-presdir-adira-insurance-yang-baru-xxXS2cHAyP.jpg Direksi (Shutterstock)

JAKARTA - PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (ADMF) mengangkat Hassan Karim sebagai Presiden Direktur Adira Insurance yang baru. Hassan menggantikan David Fike, yang mendapat penugasan baru dalam Zurich Group dan mengundurkan diri di Adira Insurance.

Presiden Komisaris Adira Insurance dan Country Head Zurich Indonesia Chris Bendl mengakui Hassan berjiwa wirausaha, memiliki pengalaman dan keahlian yang mendalam di industri asuransi untuk memimpin Adira Insurance. Selain itu juga sangat memahami budaya perusahaan di Zurich dan Adira Insurance, serta memiliki pemahaman kuat mengenai sinergi antar unit bisnis yang ada di Zurich dan Adira Insurance.

 Baca juga: Dorong Pengembangan Budaya Nusantara, Adira Finance Selenggarakan Festival Pesona Lokal 2019

"Keduanya menjadikan Hassan pilihan yang tepat untuk membawa bisnis Adira Insurance ke-tingkat selanjutnya," ujar Chris, Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Hassan bergabung di PT Zurich Insurance Indonesia (ZII) sebagai Direktur dan Chief Underwriter Officer dan kemudian menjadi Presiden Direktur di tahun 2018. Hassan terlibat aktif dalam proses transaksi kesepakatan Zurich Insurance Group untuk mengakuisisi 80% saham Adira Insurance.

 Baca juga: Dukung Pariwisata di Indonesia, Adira Finance Gelar Festival Pesona Lokal 2019

Setelah menyelesaikan transaksi ini, Hassan ditunjuk sebagai Direktur dan Chief Marketing Officer Adira Insurance, dan dalam posisi ini Hassan telah aktif membangun kerja sama erat dengan mitra distribusi, pelanggan dan kolega-kolega baik di Adira Insurance maupun di Zurich, guna mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kebutuhan bisnis di Indonesia.

Presdir Adira Insurance Hassan Karim mengatakan Adira Insurance menghadapi salah satu pasar yang paling dinamis di dunia, serta harus membangun landasan yang kuat bagi perusahaan. "Saya juga ingin membangun budaya perusahaan yang lebih berfokus pada pelanggan dan memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia melalui produk-produk dan layanan yang inovatif," ujar Hassan.

Hassan memiliki pengalaman luas di industri asuransi umum dari lini usaha komersial maupun ritel. Dia sebelumnya menduduki beberapa posisi senior di London, Hong Kong, dan Indonesia untuk memimpin Global Underwriting di tingkat negara, wilayah dan dunia. Sebagai bagian dari peran aktifnya di industri asuransi, Hassan juga menduduki posisi sebagai Good Will Ambassador untuk Indonesia di Chartered Insurance Institute, serta sebagai penasehat/mentor di beberapa perusahaan start-up di industry fintech.

(rzy)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini