Menang atas Gugatan Kepailitan KT Corporation, Saham BMTR Melejit 7%

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 278 2286247 menang-atas-gugatan-kepailitan-kt-corporation-saham-bmtr-melejit-7-etV4uFVcLx.jpeg saham (Shutterstock)

JAKARTA - Saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) langsung menguat Rp16 atau 7,69 poin ke level Rp224 per lembar saham pada penutupan perdagangan sore hari ini. Penguatan saham BMTR usai Pengadilan Niaga Jakarta Pusat memenangkan Global Mediacom dalam sengketa kepailitan antara KT Corporation.

Pada perdagangan hari ini, Jakarta, Rabu (30/9/2020), saham BMTR dibuka pada level Rp206 per lembar saham, dengan level tertinggi Rp238 dan level terendah Rp204 per lembar saham. Kapitalisasi pasar BMTR mencapai Rp3,75 triliun.

 Baca juga: PT Global Mediacom Tbk Menangkan Sengketa dengan KT Corporation

Seperti yang diketahui, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat memenangkan PT Global Mediacom Tbk (BMTR) dalam sengketa kepailitan antara KT Corporation pada hari ini, Rabu (30/9). Dalam persidangan Majelis Hakim menolak permohonan dari KT Corporation.

"Menolak permohonan tersebut," kata Majelis Hakim dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

 Baca  juga: Hary Tanoe Yakin Model Bisnis MNC Media Tumbuhkan Pendapatan

Majelis Hakim menilai permohonan pailit KT Corporation tidak dapat membuktikan dalil-dalil kreditur yang mempunyai dua atau lebih kreditur dan tidak dibayar sedikitnya satu hutang telah jatuh waktu dan dapat dibagi sehingga tidak dapat terpenuhi ketentuan pasal 2 ayat 1 UU No 37 Tahun 2004

"Untuk itu maka permohonan pailit yang diajukan oleh pemohon harus dinyatakan ditolak," kata Majelis Hakim.

 Baca juga: Global Mediacom Terbitkan Obligasi dan Sukuk Ijarah Senilai Rp1 Triliun

Setelah permohonan ditolak, KT Corporation diwajibkan untuk membayar ganti rugi biaya perkara yang timbul dari sengketa tersebut.

"Oleh permohonan dinyatakan ditolak maka menjadi kewajiban hukum bagi pemohon untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini yang besarnya sebagaimana dituangkan dalam amar putusan," kata Majelis Hakim.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini