Bisnis Terguncang Covid-19, PTBA Pastikan Tak PHK Karyawan

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 278 2286115 bisnis-terguncang-covid-19-ptba-pastikan-tak-phk-karyawan-tvcgXP8XNM.jpg Batu Bara (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memastikan tidak akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawannya. Meskipun pandemi virus corona (covid-19) menggerus kinerja dari perseroan selama semester I-2020.

Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin mengatakan, dampak pandemi virus corona sangat terasa sekali oleh perusahaan, sehingga, perusahaan harus menyiapkan strategi khusus agar tetap bisa bertahan dari pandemi.

"Di tengah pandemi ini, kita tentunya mempunyai strategi-strategi supaya bisa survive," ujarnya dalam laporan kinerja secara virtual, Rabu (30/9/2020).

Baca Juga: Laba Bersih PTBA Anjlok Jadi Rp1,3 Triliun Imbas Corona 

Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan melakukan efisiensi. Namun Arviyan memastikan, efisiensi ini tidak akan sampai melakukan pemutusan hubungan kerja pada karyawannya.

Bahkan menurutnya, hak karyawannya juga sama sekali tidak dikurangi. Seperti misalnya gaji, tunjangan hingga fasilitas dan kesejahteraan karyawan lainnya.

"Dipastikan langkah-langkah efisiensi ini tidak mengurangi jumlah karyawan kita tidak ada PHK dan tidak ada pengurangan-pengurangan fasilitas dan kesejahteraan karyawan," jelasnya.

Seperti diketahui, PT Bukit Asam Tbk atau PTBA mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,3 triliun di semester I-2020. Angka ini memang mengalami penurunan sebesar 35,64% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy) yang mencapai sekitar Rp2,02 triliun.

Dari sisi pendapatan, PTBA membukukan sebesar Rp9 triliun hingga pertengahan tahun ini. Beban pokok penjualan PTBA hingga paruh pertama 2020 menurun 8% dibanding periode yang sama tahun lalu, dari Rp6,9 triliun menjadi Rp6,4 triliun.

Aset perusahaan per Juni 2020 tercatat masih kuat berada di angka Rp26,9 triliun dengan komposisi kas dan setara kas sebesar Rp8,6 triliun atau 32% dari total aset.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini