IHSG Diramal Melemah hingga Pekan Depan, Ada Apa Nih?

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 24 September 2020 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 278 2283217 ihsg-diramal-melemah-hingga-pekan-depan-ada-apa-nih-7P29YhQ9Rb.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Head of Technical Analysis BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar menyebut bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan mengalami pelemahan hingga pekan depan. Hal ini dilatarbelakangi aksi investor asing yang masih melakukan aksi jual.

"Karena juga investor asing masih melakukan aksi jual, minggu kemarin kan hampir Rp4 triliun, minggu ini juga dipastikan lebih dari Rp2 triliun," ujar Andri dalam acara 2nd Session Closing IDX Channel, Kamis (24/9/2020).

Andri menambahkan, agresivitas investor asing juga ikut menekan indeks terutama dari sentimen perbankan, komoditas dan sektor lainnya yang masih dalam kondisi kurang bagus.

"Jadi, mau tidak mau dengan minimnya sentimen positif ya kecenderungan turun dulu kecuali secara technical indeks bisa crossing di atas 4.928-5.060 kalau kita mau antisipasi buyback untuk di indeks dan saham-saham blue chip," kata dia.

Dia menyebut, aksi jual yang dilakukan investor asing lebih disebabkan karena adanya kekhawatiran semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 di Indonesia yang diperkirakan masih akan terus berlanjut hingga Oktober. Selain itu, aksi jual juga terpicu spekulasi ekonomi Indonesia akan mengalami resesi di kuartal III yang pertama kali terjadi sejak tahun 1998.

"Jadi, untuk asing melakukan aksi jual ditambah juga sentimen positif untuk investor lokal pun untuk beli lebih minim karena investor lokal saya lihat lebih membeli saham-sahan side liner yang tidak mampu untuk menopang indeks," ucapnya.

IHSG Terperosok ke Zona Merah

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini