Indonesia di Ambang Resesi, Pasar Saham Bisa Tetap Positif?

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 20 September 2020 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 278 2280683 indonesia-di-ambang-resesi-pasar-saham-bisa-tetap-positif-nAxFpwRqbQ.jpeg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA - Pandemi Covid-19 sedang melanda negara di berbagai belahan dunia. Dampak dari wabah itu tak hanya mengakibatkan krisis kesehatan, melainkan membuat perekonomian beberapa negara juga mengalami kontraksi bahkan resesi.

Menyikapi hal tersebut, Analis CSA Research Institute Reza Priyambada meminta pemerintah untuk fokus menangani Covid-19 agar kasus baru virus corona menunjukkan angka penurunan. Pasalnya, bila tak mampu mengontrol pandemi, maka akan berdampak kepada kelesuan pasar saham Indonesia.

Baca Juga: Khawatir Rasio Kredit Macet, Investor Belum Lirik Saham Perbankan

"Tentu yang dilihat oleh pelaku pasar ialah dampak penanganan terhadap prospek bisnis dan usaha industri untuk dapat bertahan dan mempertahankan kinerjanya," kata Reza saat dihubungi, Jumat (18/9/2020).

Menurut dia, lonjakan kasus baru Covid-19 di Indonesia menandakan selama ini pemerintah kurang maksimal dalam menangani pandemi.

"Dengan kian meningkatnya penemuan kasus memberikan kesan penanganannya yang kurang," ujarnya.

Dia meminta agar pemerintah segera fokus menurunkan peningkatan kasus virus corona ketika Indonesia belum masuk ke jurang resesi. Sebab bila tetap mengesampingkan penanganan wabah, Indonesia sulit ke luar dari gejolak ekonomi.

"Karena saat ini banyak OTG, tapi tiba-tiba setelah di swab malah positif. Justru ini yang bahaya," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini