Listing di BEI, Planet Properindo Raup Rp30 Miliar

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 278 2277855 listing-di-bei-planet-properindo-raup-rp30-miliar-GYNGOFG1yD.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - PT Planet Properindo Jaya Tbk hari ini resmi melakukan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten dengan kode PLAN ini menjadi emiten ke-46 tahun ini yang melantai di bursa.

Direktur Utama Planet Properindo Jaya Antonyo Tanujaya mengatakan, melepas sejumlah 267.856.800 lembar saham atau setara dengan 30% dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan dengan harga Rp112 per lembar saham. Perseroan menunjuk PT Indo Capital Sekuritas selaku penjamin emisi efek.

Baca Juga: Naik Rp6.000, Harga Emas Antam Dijual Rp1.037.000/Gram

Perseroan yang bergerak di bidang properti, akomodasi dan manajemen perhotelan. Ke depannya juga akan menyediakan layanan mulai dari bantuan teknis, pra-pembukaan hotel, manajemen operasi harian, penjualan dan pemasaran di mana fokus untuk hotel, resort, villa dan apartemen.

“Langkah perusahaan masuk BEI melalui IPO adalah bagian dari strategi meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan, tata kelola dan pengembangan bisnis untuk lebih baik lagi," ujar Antonyo, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga: IHSG Tetap Menguat saat PSBB, Bisa Tembus 6.000?

Antonyo menambahkan, kinerja perusahaan sampai tahun 2019 masih mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif. Dia menyebut, sehubungan dengan program pemerintah untuk menggenjot sektor pariwisata maka pihaknya optimis dengan prospek bisnis perhotelan yang dijalankan perseroan saat ini.

Adapun, perseroan akan menerima dana segar sebesar Rp30 miliar dari IPO ini, utamanya sekitar 20% akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan yang bergerak di bidang hotel manajemen dan selanjutnya 80% digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan interior hotel yang terletak di area Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Adapun menurut data PLAN, Pertumbuhan PDB pariwisata di atas rata-rata industri dengan spending 1 juta dolar AS atau PDB 170 %, tertinggi di industri. Selain itu, sektor pariwisata merupakan penyumbang 9,8 juta lapangan pekerjaan, atau sebesar 4,8%. Sektor pariwisata nasional kini menjadi primadona baru bagi pembangunan nasional.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini