Pergerakan IHSG dalam Bayang-Bayang PSBB Jakarta

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 14 September 2020 10:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 278 2277290 pergerakan-ihsg-dalam-bayang-bayang-psbb-jakarta-fA4TecIVhi.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Head of Research FAC Sekuritas Wisnu Prambudi menyebut bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan mengalami koreksi pada bulan September. Hal ini dinilai secara histori bahwa IHSG telah mengalami penguatan selama lima bulan belakangan.

Wisnu menuturkan, berdasarkan hal tersebut yang menjadi salah satu faktor yang menyebut IHSG berpeluang mengalami koreksi lanjutan pada bulan ini, namun seberapa dalamnya belum dapat diketahui.

"Secara bulan (September) harusnya terkoreksi. Kemudian, kalau kita lihat dengan diadakan PSBB (akan terjadi) resesi sebenarnya," ujar Wisnu dalam acara Market Opening IDX Channel, Senin (14/9/2020).

Terkait keputusan PSBB kembali di Jakarta, dia menyebut hal ini tidak bisa dilihat dari satu sisi saja, bagaimana pemerintah memutuskan untuk melakukan PSBB karena memang jumlah kasus baru positif Covid-19 yang mengalami kenaikan. Lalu, kapasitas Rumah Sakit untuk ruang isolasi semakin terbatas dan dikhawatirkan akan membludak yang jadi kekhawatiran khususnya di DKI.

Jika dilihat secara price in koreksi IHSG, Wisnu menyampaikan, hal ini akan terjadi di angka 4.700-5.000, kemudian untuk pergerakan IHSG di tahun 2020 proyeksinya kurang lebih di level 5.200-5.300.

"Jadi, targetnya tidak begitu muluk-muluk melihat dari combine pertumbuhan ekonomi global dan kita tahu iklim kerja juga banyak yang terjadi pengurangan itu juga terus bertambah," ucapnya.

 IHSG Terperosok ke Zona Merah

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini