Wall Street Berakhir Mixed, Nasdaq Anjlok Imbas Aksi Jual di Saham Teknologi

Fakhri Rezy, Jurnalis · Sabtu 12 September 2020 08:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 12 278 2276581 wall-street-berakhir-mixed-nasdaq-anjlok-imbas-aksi-jual-di-saham-teknologi-CVREpI2LD0.jpg saham (Shutterstock)

NEW YORK - Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Jumat (11/9/2020) waktu setempat. Walaupun S&P 500 dan Dow Jones menguat, Nasdaq ditutup menurun cukup dalam.

Melansir CNBC, Jakarta, Sabtu (12/9/2020), Nasdaq ditutup anjlok 0,6% ke 10.853,55. Hal ini dikarenakan berlanjutnya aksi jual teknologi mendorong benchmark ke minggu terburuk dalam beberapa bulan. Apple turun 1,3% dan Amazon turun 1,9%. Facebook, Alphabet, dan Microsoft semuanya mati.

 Baca juga: Wall Street Anjlok, Saham Teknologi Diserang Aksi Jual

S&P 500 menambah sedikit keuntungan setelah berputar-putar antara keuntungan yang solid dan kerugian yang tajam. S&P 500 ditutup sekitar 0,1% lebih tinggi pada 3.340,97.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average mengakhiri hari dengan naik 131,06 poin atau 0,5% menjadi 27.665,64. Rata-rata 30 sahamnya naik 294,24 poin, atau 1,1%, pada sesi tertinggi dan yang terendah turun sebanyak 86,46 poin.

 Baca juga: Aksi Jual Saham-Saham Teknologi Buat Wall Street Rontok

"Pasar terus berjuang menemukan keseimbangan," kata Mark Hackett, kepala penelitian investasi di Nationwide.

“Pasar ini lebih mirip dengan perubahan emosi di bulan Maret dan April dibandingkan bulan-bulan terakhir. Kami kemungkinan akan melanjutkan dalam periode volatilitas tanpa arah karena bulls dan bearish bergulat antara likuiditas Fed yang kuat dan memperbaiki latar belakang ekonomi dan berlanjutnya ketidakpastian dan valuasi yang meningkat," tambahnya.

Penjualan teknologi secara singkat naik setelah Bloomberg News melaporkan, SoftBank sedang mempertimbangkan perubahan pada strategi perdagangan opsi. Minggu lalu, SoftBank diidentifikasi sebagai "Paus Nasdaq" yang membeli miliaran opsi saham dalam taruhan untuk harga yang lebih tinggi di Big Tech.

Dalam pergerakan mingguan, Nasdaq turun 4,1% menjadi enurunan mingguan terbesar sejak Maret. S&P 500 memiliki kinerja satu minggu terburuk sejak Juni, turun 2,5%. Dow turun 1,7% minggu ini.

"Beberapa sesi berikutnya akan sangat penting dalam menilai kemungkinan kemunduran, dan bulls akan mencari tanda-tanda divergensi positif karena indeks utama mendekati rata-rata pergerakan 50 hari," kata Ken Berman, ahli strategi di Gorilla Trades.

Saham-saham perusahaan teknologi, Facebook dan Amazon masing-masing kehilangan lebih dari 5% minggu ini. Apple dan Netflix masing-masing turun 7,4% dan 6,6%. Alphabet dan Microsoft sama-sama turun lebih dari 4% minggu ini. Tesla, sementara itu, jatuh 10,9% minggu ini. Pada level sektor S&P 500, teknologi turun 4,4% minggu ini untuk kerugian satu minggu terbesar sejak Maret.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini