Covid-19 Enggak Kelar-Kelar tapi Saham Perbankan Strong

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 09 September 2020 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 278 2274859 covid-19-enggak-kelar-kelar-tapi-saham-perbankan-strong-AWWmxqZ3B2.jpg Indeks Saham Harga Gabungan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Founder & CEO Finvesol Consulting Fendi Susiyanto menyebut, saham perbankan masih cukup bagus untuk dipilih para investor. Menurutnya, saham perbankan masih cukup kuat di tengah pandemi Covid-19.

"Saham perbankan masih cukup strong, artinya secara fundamental masih bagus tapi secara technical mungkin akan mengalami tekanan," ujar Fendi dalam acara Market Opening IDX Channel, Rabu (9/9/2020).

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Masih Jadi Tekanan Utama IHSG

Fendi menuturkan, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) masih bagus untuk melakukan trading supported dengan target di 5.500 dan sekarang ada di 5.250 dengan kondisi buy only di kisaran 5.100-5.150 untuk melakukan akumulasi. 

Kemudian, untuk saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) meskipun sudah ada dalam pola-pola tekanan yang cukup besar tapi sekarang dalam tren naik atau artinya dalam pekan ini dia lebih banyak mengalami tekanan dan potensi rebound atau pembelian buy only.

Baca Juga:  Awal yang Berat, IHSG Dibuka Anjlok 0,72% ke 5.206

"Saham perbankan memang mengalami sell of yang cukup besar yang mempengaruhi indeks kita, namun kalau kita lihat dari perilaku investor kita mereka lebih banyak melakukan pola-pola jangka pendek, setelah mengalami tekanan yang cukup besar mereka melakukan akumulasi kembali," kata dia.

Fendi mengatakan, saham perbankan meskipun telah mengalami tekanan tapi ada peluang untuk melakukan apresiasi kembali.

"Kenapa? karena pijakan kita adalah fundamental faktor yang memang masih sangat-sangat prospektif untuk sektor perbankan di tengah kondisi ini," ucapnya.

(kmj)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini