Jokowi Sampaikan Pidato Nota Keuangan, Apa Pengaruhnya ke Pasar Saham?

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 08:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 278 2262005 jokowi-sampaikan-pidato-nota-keuangan-apa-pengaruhnya-ke-pasar-saham-2XwbgFHlhF.jpg Pidato Kenegaraan Jokowi pada 2019. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan Pidato Kenegaraan dan Nota Keuangan hari ini di Gedung DPR-MPR. Pengaruh pidato tersebut pun dinilai kecil untuk pasar saham Indonesia.

Analis MNC Sekuritas Edwin Sembayang menilai, apa yang disampaikan dalam Pidato Kenegaraan biasanya normatif dan tidak ada yang baru. Karena itu, pengaruh terhadap pasar sangat kecil.

"Pidato Kenegaraan sangat kecil pengaruhnya terhadap market, karena biasanya normatif," tuturnya saat dihubungi Okezone, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga: Rakyat Menanti Pidato Jokowi Selamatkan Ekonomi dari Resesi

Meski demikian, Edwin berharap ada hal yang dapat membuat investor tenang dalam situasi saat ini. Di antaranya kecepatan penyerapan anggaran dan vaksin.

"Dua pertanyaan besar investor saat ini yang mampu menaikkan IHSG ke depannya adalah kecepatan penyerapan anggaran dan kecepatan penemuan vaksin Covid-19," ujarnya.

Baca Juga: Jelang Nota Keuangan, PLN Pantau Kelistrikan di Gedung MPR-DPR

Sebelumnya, Panin Sekuritas dalam risetnya menyampaikan, IHSG ditutup menguat sebesar 5,79 poin (0.11%) menuju level 5.239,25 pada perdagangan Kamis 13 Agustus 2020. Sepanjang perdagangan kemarin, tercatat 182 saham menguat, 238 saham menurun, dan 151 saham ditutup tidak mengalami perubahan harga.

"Gagal menembus resistance 5.265 dan membentuk pola candlestick doji, IHSG berpotensi terkoreksi sebagai bentuk profit taking. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 5.157 sampai 5.265," tulis Panin. (feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini