Wall Street Bergerak Dua Arah Setelah Indeks S&P Menurun

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 07:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 278 2261974 wall-street-bergerak-dua-arah-setelah-indeks-s-p-menurun-75izprtRuE.jpg Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir dua arah, setelah indeks S&P 500 gagal mencapai rekor tertinggi. S&P menutup sesi reguler turun 0,2%.

Sebelumnya indeks S&P sempat diperdagangkan di atas rekor tertinggi pada level 3.386,15. Namun perputaran antara keuntungan dan kerugian sepanjang sesi terjadi karena saham teknologi mengungguli saham lain yang akan mendapat manfaat dari pembukaan kembali ekonomi.

Baca Juga: Wall Street Menguat Ditopang Naiknya Saham Amazon hingga Apple

Facebook, Netflix dan Alphabet semuanya ditutup lebih tinggi. Apple rally ke level tertinggi sepanjang masa. Sementara Gap dan American Airlines sama-sama turun setidaknya 1,8%. Begitu juga pada saham JPMorgan Chase turun 0,6%.

"Pembalikan negatif S&P dan ketidakmampuannya mencapai titik tertinggi akan menerima banyak berita utama. Tetapi aksi jual pada hari itu jauh lebih kecil daripada Selasa," kata Direktur Eksekutif Instinet Frank Cappelleri, dilansir dari CNBC, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga: Saham Perusahaan Teknologi Turun, Wall Street Berakhir Mixed

Dow Jones Industrial Average naik 20 poin, atau 0,1%. Nasdaq juga diperdagangkan sedikit lebih tinggi.

Sentimen negatif terhadap pasar saham setelah Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan bahwa tidak akan memulai pembicaraan dengan Partai Republik tentang atimus tambahan, sampai pemerintah ASUPAN meningkatkan tawaran bantuan sebesar USD1 triliun.

Sementara itu, Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow juga mengatakan bahwa pemerintah dan Demokrat berada di jalan buntu. (feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini