Hati-Hati Modus Penipuan Investasi Saham yang Harus Diketahui

Jum'at 24 Juli 2020 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 278 2251630 hati-hati-modus-penipuan-investasi-saham-yang-harus-diketahui-5CRLifGiTU.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Modus penipuan investasi saham mulai beragam. Apalagi oknum penipuan investasi saham kini memanfaatkan pesatnya kemajuan teknologi.

Seiring peningkatan aktivitas online, jumlah penipuan secara online pun makin banyak. Investasi saham yang saat ini serba daring (dalam jaringan) juga menjadi sasaran para penipu dengan modus-modus terbaru.

“Pada umumnya sasaran utama para penipu adalah membobol akun para investor. Mereka ini mengincar username, password, dan secure PIN yang sebenarnya sifatnya pribadi atau personal,” kata Head of Marketing PT Indo Premier Sekuritas Paramita Sari dilansir dari Solopos.com, Jumat (24/7/2020).

Baca juga: OJK Bakal Panggil Jouska, Terindikasi Investasi Bodong?

Paramita menjelaskan lantaran banyaknya penipuan, Indo Premier selalu mengingatkan para investor untuk hari-hati. Investor diminta selalu menjaga kerahasiaan username, password, secure PIN, dan data pribadi penting lainnya. Data-data ini sifatnya rahasia dan pribadi atau personal dalam kaitannya dengan investasi saham.

“Jangan pernah pula memberikan data-data personal ini kepada siapa pun. Apalagi mentransfer sejumlah uang ke oknum-oknum penipu yang mengatasnamakan Indo Premier. Investor wajib menjaga informasi pribadi ini,” tegas dia.

ihsg

Sekuritas Tidak Pernah Meminta Data Personal

Dia menegaskan Indo Premier tidak pernah meminta data-data personal tersebut untuk alasan apa pun. Dalam investasi saham, investor diminta tidak memberikan username dan PIN kepada siapa pun, termasuk mereka yang mengaku dari Indo Premier.

Lebih lanjut, Paramita memberikan tips aman investasi saham agar terhindar dari penipu. Pertama, jangan pernah percaya pada orang-orang yang tiba-tiba menghubungi dan mengaku-ngaku pegawai resmi Indo Premier.

Kedua, menghubungi langsung call center resmi dan channel daring lainnya seperti email dan media sosial resmi saat mengalami kendala atau masalah.

Ketiga, melindungi kerahasiaan identitas, seperti username, password, secure PIN, dan data pribadi penting lainnya.

“Yang kini perlu untuk diwaspadai adalah modus baru penipu melalui akun-akun medsos palsu yang mengatasnamakan Indo Premier,” imbuh dia.

IHSG

Terkait dengan akun medsos ini, dia meminta investor dan calon investor bergabung dan berkonsultasi dengan akun media sosial resmi Fans Page Facebook, Instagram, Twitter, dan Telegram yang biasanya ditandai dengan centang (ceklis) biru. Bukan lewat akun-akun palsu yang mengatasnamakan Indo Premier. Apalagi, akhir-akhir ini marak akun-akun palsu yang mengincar nasabah yang abai dengan hal ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini