Dolar AS Terus Merosot, Simak Penyebabnya

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 07:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 278 2251302 dolar-as-terus-merosot-simak-penyebabnya-Avb3EFhs2z.jpg Dolar AS Melemah (Foto: Okezone.com)

NEW YORK - Dolar Amerika Serikat (AS) turun ke level terendah pada Kamis, karena investor terus menjual greenback. Lonjakan kasus corona membuat ekonomi AS sulit.

Dalam perdagangan indeks dolar turun 0,3% atau mencapai level terendah sejak akhir September 2018. Tercatat dolar telah turun 8% sejak mengalami lonjakan permintaan ketika krisis pendanaan.

Baca Juga: Dolar Kian Terpuruk Usai AS-China Kembali Bersitegang

Sebaliknya, euro naik ke level tertinggi sejak awal Oktober 2018 setelah menembus level USD1,16. Ini merupakan kenaikan dalam lima hari berturut-turut terhadap dolar. Euro menguat usai dana untuk pemulihan ekonomi disetujui.

Kenaikan klaim pengangguran AS pekan lalu menambah tekanan pada dolar. Permintaan dolar pun berkurang karena peningkatan dalam kasus Covid-19 membuat pemulihan ekonomi menjadi lambat. Demikian dilansir dari Reuters, Jumat (24/7/2020).

Baca Juga: Dolar AS Berada di Level Terendah Selama Covid-19

Meski demikian, dolar sempat menguat. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan pemerintah AS akan melindungi stabilitas mata uang. Kemudian, Pejabat Gedung Putih dan para pemimpin Republik Senat AS sedang membahas proposal untuk putaran baru bantuan.

Terhadap yen Jepang, dolar turun 0,37%. Mata uang AS juga turun 0,46% terhadap franc Swiss di 0,9252 franc. (feb)

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini