Dolar Lesu, Yuan Terlalu Bersemangat hingga Mencatat Hari Terbaiknya

Fakhri Rezy, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 08:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 278 2242281 dolar-lesu-yuan-terlalu-bersemangat-hingga-mencatat-hari-terbaiknya-xJHvHjyXz4.jpg Dolar (Reuters)

JAKARTA - Mata uang Amerika Serikat, Dolar melemah terhadap sekeranjang mata uang lainnya. Hal ini juga dikarenakan kuatnya mata uang China, Yuan yang mencatat hari terbaiknya.

Penguatan Yuan dikarenakan, investor kembali ke aset berisiko pada ekspektasi yang tumbuh dari rebound ekonomi China yang kuat. Selain itu, karena secercah kabar baik di data AS mendorong turunnya permintaan untuk safe-haven dolar.

 Baca juga: Kasus Covid-19 Naik Terus, Indeks Dolar AS Melemah

Melansir Reuters, Jakarta, Selasa (7/7/2020), terhadap sekeranjang enam mata uang saingan, dolar turun 0,43% pada 96,76, setelah sebelumnya mencapai titik terendah sejak 24 Juni.

Indeks saham blue-chip China melonjak ke level tertinggi dalam lima tahun karena para pedagang bertaruh pada kebangkitan di China. Optimisme tersebut mendorong Yuan ke level tertinggi sejak 17 Maret, kinerja harian terbaik sejak 12 Desember dan berakhir pada 7,015 yuan per dolar.

 Baca juga: Indeks Dolar Melemah, Ekonomi AS 'Dihantui' Ketidakpastian

"Apa yang memberi sinyal kepada pasar adalah bahwa, meskipun kami tidak melihat upaya stimulus gaya 2009 di Cina, setidaknya tidak dari perspektif kebijakan moneter - kami melihat tanda-tanda upaya penyelamatan bersama," ujar Karl Schamotta, kepala strategi pasar di Cambridge Global Payments.

Aktivitas industri jasa AS melonjak tajam pada Juni, hampir kembali ke level pandemi pra-COVID-19. Namun, kebangkitan dalam kasus coronavirus telah memaksa beberapa restoran dan bar tutup lagi, mengancam pemulihan yang muncul.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini