IPO 2 Anak Usaha, Bos Pertamina: Bukan Jual Aset!

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 22 Juni 2020 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 278 2234407 ipo-2-anak-usaha-bos-pertamina-bukan-jual-aset-nV9r7ov5R9.jpg Ilustrasi IPO (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan akan melepas dua sub holdingnnya ke Bursa Efek Indonesia (BEI) atau yang biasa disebut Initial Public Offering (IPO). Langkah ini menindaklanjuti arahan dari Menteri BUMN Erick Thohir agar Pertamina bisa meng-IPO kan anak usahanya dalam tempo waktu dua tahun.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, Pertamina sama sekali tidak ada keinginan untuk menjual aset negara. Sebab yang dilakukan sub-holding Pertamina bukanlah privatisasi melainkan IPO.

Baca Juga: Pertamina Kantongi Laba Bersih Rp35,8 Triliun pada 2019

"Jadi yang disampaikan ditargetkan itu bukan privatisasi, ini bukan pelepasan saham negara. Tapi ini IPO anak perusahaan Pertamina," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI, Senin (22/6/2020).

Lagi pula lanjut Nicke, yang ditawarkan ke publik adalah kepemilikan saham saja. Itu pun saham yang ditawarkan bukan saham mayoritas, karena masih akan berada di bawah kendali Pertamina.

Sedangkan aset berupa kilang yang dikelola oleh Pertamina tidak akan dijual. Mengingat, aset-aset kilang tersebut bukanlah milik Pertamina melainkan masih miliki pemerintah.

Baca Juga: Dalih Pertamina soal Rencana Penghapusan Premium

"Dalam hal ini, upstream bahwa di upstream milik negara yang diserahkan pemerintah itu pengelolaan. Aset tetap dipegang pemerintah," jelasnya.

Nicke menambahkan, aset kilang yang dimiliki pemerintah memang akan diberikan pengelolaannya kepada Pertamina atau perusahaan migas lainnya. Nantinya jika pengelolaan tersebut sudah habis akan ditarik kembali oleh pemerintah atau pengelolaannya dialihkan kepada perusahaan lain.

"Jadi WK yang diserahkan ke pertamina adalah hak pengelolaan. Setelah jangka waktu selesai jadi tidak ada aset negara yang diserahkan ke pertamina. Jadi tidak ada juga di jual ke pihak lain. Faktanya ini sudah dikerjasamakan dengan pihak lain," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini